Komisi III DPRD Soroti Sistem Rujukan dan Utang RSD Gunung Jati

Kamis, 5 Jun 2025 11:31
    Bagikan  
Komisi III DPRD Soroti Sistem Rujukan dan Utang RSD Gunung Jati
Humas DPRD

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon bersama jajaran manajemen RSD Gunung Jati dan Dinas Kesehatan Kota Cirebon saat mengikuti rapat kerja membahas pelayanan, sistem rujukan, dan kondisi keuangan rumah sakit, Rabu (4/6).

RINGKASNEWS.ID - Komisi III DPRD Kota Cirebon menyoroti sejumlah persoalan terkait pelayanan, sistem rujukan, dan kondisi keuangan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati. Isu-isu tersebut dibahas dalam rapat kerja bersama Dinas Kesehatan dan jajaran manajemen rumah sakit, Rabu (4/6/2025).

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf, menyebut sistem rujukan pasien yang selama ini diterapkan RSD Gunung Jati relatif berjalan baik. Meski demikian, pihaknya tetap mendorong peningkatan pelayanan agar masyarakat mendapat manfaat maksimal.

“Kami ingin memastikan alur rujukan pasien, baik masuk maupun keluar rumah sakit, berjalan sesuai prosedur. Dan sejauh ini belum ditemukan kendala yang berarti,” ujar Yusuf.

Selain sistem rujukan, Komisi III juga menyoroti persoalan utang yang masih membayangi rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. Yusuf menyebut sebagian utang mulai dilunasi tahun ini, dengan target penyelesaian dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

"Penyelesaian utang butuh komitmen kuat dari manajemen agar bisa diselesaikan sesuai target,” katanya.

Isu lain yang mencuat dalam rapat adalah kerja sama pengelolaan alat kesehatan di rumah sakit. Yusuf menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap bentuk kerja sama, mengingat RSD Gunung Jati merupakan aset daerah yang dibiayai dari dana publik.

"Keterbukaan sangat penting. Jika ingin kolaborasi berjalan efektif, maka koordinasi antar pihak juga harus solid. Semua persoalan pelayanan harus bisa dibicarakan terbuka,” ujarnya.

Di sisi lain, DPRD mengapresiasi keterbukaan manajemen RSD Gunung Jati yang dinilai responsif dan terbuka terhadap berbagai pertanyaan dari legislatif. Meski begitu, Yusuf mengingatkan agar hal tersebut tidak membuat manajemen cepat berpuas diri.

"Apa yang kami tanyakan dijawab dengan cukup rinci. Tapi ini seharusnya jadi pemicu untuk terus memperbaiki pelayanan,” kata dia.

Rapat kerja ini juga dihadiri Wakil Ketua Komisi III Sarifudin, Sekretaris Komisi III Endah Arisyanasakanti, serta anggota Indra Kusumah Setiawan, dr Tresnawaty, Stanis Klau, dan Leni Rosliani.

Dari pihak eksekutif, hadir jajaran manajemen RSD Gunung Jati dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM
Program MBG Disiapkan sebagai Langkah Bertahap Perbaiki Gizi Masyarakat Grobogan
Program Makan Bergizi Gratis 2026 Dimulai, Grobogan Jadi Lokasi Perdana Sosialisasi
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Karier Lewat Konser Dua Delapan di Senayan
Cirebon Power Catat Peningkatan Produksi Listrik Sepanjang 2025
Pemerintah Buka Kembali Akses Grok di Indonesia dengan Pengawasan Ketat
Korsleting Diduga Picu Kebakaran Mobil di Jalan Dr. Cipto Cirebon
OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam