Dana Perbaikan Rumah Ambruk Tahap Dua Tak Kunjung Cair, Anggota DPRD Rinna Suryanti Soroti Penyebabnya

Jumat, 21 Nov 2025 15:11
    Bagikan  
Dana Perbaikan Rumah Ambruk Tahap Dua Tak Kunjung Cair, Anggota DPRD Rinna Suryanti Soroti Penyebabnya
Ist

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti (kanan) saat mengikuti rapat kerja membahas mandeknya pencairan dana perbaikan rumah ambruk tahap kedua.

RINGKASNEWS.ID - Dana perbaikan rumah ambruk tahap kedua di Kota Cirebon belum juga cair, meski anggarannya telah disiapkan oleh pemerintah kota, provinsi, hingga pusat. Kondisi ini kembali disorot Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon dari Fraksi PAN, Rinna Suryanti, dalam rapat kerja di kantor DPRD, Jalan Siliwangi, Kamis (20/11/2025).

Rinna mengatakan program perbaikan rumah ambruk seharusnya menjadi harapan besar bagi warga berpenghasilan rendah yang tinggal di hunian tidak layak. Namun proses di lapangan terhambat karena Surat Keputusan (SK) dari Wali Kota yang menjadi dasar pencairan belum diterbitkan.

“Antusiasme masyarakat tinggi, tapi pencairan dana tahap kedua justru mandek karena SK Wali Kota belum keluar,” ujar Rinna.

Ia menilai banyak rumah yang kondisinya mendesak untuk diperbaiki karena rawan bencana, rentan menimbulkan penyakit, dan memperlebar kesenjangan sosial.

Dalam rapat tersebut, Rinna mempertanyakan alasan keterlambatan penerbitan SK. Ia meminta penjelasan apakah hambatannya bersifat administratif, anggaran, atau ada faktor lain yang belum disampaikan ke publik.

“Dengan dukungan dari provinsi dan pusat yang sudah tersedia, apa sebenarnya yang membuat SK belum ditandatangani?” kata Rinna.

Selain itu, ia menyoroti mekanisme pengawasan anggaran selama proses pencairan tertunda. Rinna mempertanyakan apakah dinas terkait atau lembaga audit sudah turun mengevaluasi agar dana tidak mengendap atau berpotensi disalahgunakan.

“Apakah sudah ada pengecekan dari BPK atau pengawasan langsung dari dinas terkait?” ujarnya.

Rinna berharap rapat Komisi III kali ini menghasilkan langkah konkret agar hambatan birokrasi segera teratasi dan pencairan tahap kedua bisa dipercepat.

“Yang terpenting, bantuan ini harus segera sampai kepada masyarakat yang rumahnya benar-benar membutuhkan perbaikan,” kata Rinna.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Akusospol Ingatkan Pejabat Publik Tak Berlindung di Balik Urusan Pribadi
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat