Retribusi Tembus 100 Persen, Komisi II DPRD Apresiasi DKPPP Kota Cirebon

Kamis, 23 Jan 2025 16:31
    Bagikan  
Retribusi Tembus 100 Persen, Komisi II DPRD Apresiasi DKPPP Kota Cirebon
Ist

Komisi II DPRD Kota Cirebon Apresiasi DKPPP atas Retribusi yang Lampaui Target.

RINGKASNEWS.ID - Komisi II DPRD Kota Cirebon memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) yang berhasil melampaui target retribusi selama tahun 2024. 

Hal tersebut merupakan salah satu sumber pendapatan yang signifikan berasal dari retribusi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kejawanan. 

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah mengungkapkan, DKPPP telah menunjukkan kinerja yang layak menjadi contoh bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya. 

Ia juga menyoroti inovasi penggunaan aplikasi Sirebon untuk penarikan retribusi, yang dinilai efektif dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). 

“Alhamdulillah, DKPPP mampu melampaui target, khususnya di TPI yang mencapai hampir 150 persen. Aplikasi Sirebon ini diharapkan bisa ditiru oleh SKPD lain untuk optimalisasi PAD,” ujar Handarujati usai rapat kerja bersama DKPPP, Rabu (22/1/2025). 

Namun, Handarujati juga menyoroti persoalan keterbatasan BBM bersubsidi bagi nelayan dan pengusaha kapal di Kota Cirebon. Dari kebutuhan sebesar 5.100 kiloliter, hanya 1.800 kiloliter yang terealisasi. 

Sehingga Komisi II berencana berkomunikasi dengan Biro Perekonomian Jawa Barat dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat guna mempercepat pemenuhan kuota BBM bersubsidi dari BPH Migas. 

“Perbedaan harga BBM cukup signifikan. Tanpa subsidi, nelayan harus membayar Rp10 ribu per liter, sementara dengan subsidi hanya Rp6 ribu. Ini sangat berpengaruh pada kesejahteraan nelayan,” tambahnya. 

Senada dengan Handarujati, anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, H. Karso juga menegaskan pentingnya peningkatan kuota BBM bersubsidi. 

"Capaian DKPPP yang melebihi target retribusi dan menganggap sistem digitalisasi Sirebon sebagai langkah inovatif yang patut dicontoh oleh SKPD lain," ucapnya. 

Sementara itu, Kepala DKPPP Kota Cirebon, Elmi Masruroh menyampaikan, target retribusi untuk tahun 2025 akan meningkat, terutama di UPT TPI dengan tambahan sebesar Rp250 juta. 

Ia juga menjelaskan bahwa aplikasi Sirebon telah memberikan dampak positif dalam penarikan retribusi di TPI. 

“Penarikan retribusi menjadi lebih efisien dan efektif. Bahkan, pengusaha kapal sering kali meminta tagihan sebelum kami melakukan penarikan, yang menunjukkan kepercayaan mereka kepada DKPPP,” ujarnya. 

Meski demikian, Elmi mengakui bahwa keterbatasan BBM bersubsidi masih menjadi tantangan serius. Menurutnya, pengajuan kuota BBM bersubsidi harus melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sehingga pihaknya hanya dapat mengusulkan. 

“Kami tetap berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian yang telah diraih, termasuk memperluas penggunaan aplikasi Sirebon untuk penarikan retribusi di sektor lain,” tambahnya. 

Rapat kerja ini juga dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik beserta jajaran anggota Komisi II DPRD, di antaranya Subagja, Een Rusmiyati, Anton Octavianto, Dian Novitasari dan Abdul Wahid Wadinih. 

Selain itu, kehadiran Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon turut melengkapi pembahasan dalam rapat tersebut.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon