Sekjen Demokrat Herman Khaeron Dukung Pelestarian Wayang Kulit di Keraton Kanoman

Minggu, 16 Nov 2025 07:25
    Bagikan  
Sekjen Demokrat Herman Khaeron Dukung Pelestarian Wayang Kulit di Keraton Kanoman
Ist

Dukung Tradisi Lokal, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron Kunjungi Pagelaran Wayang Kulit di Keraton Kanoman Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, menghadiri pagelaran Wayang Kulit Sapa Budaya di Keraton Kanoman, Cirebon, Sabtu (15/11/2025) malam. Kehadirannya sekaligus mendampingi istrinya, dr. Ratnawati, anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Demokrat.

Acara yang merupakan bagian dari program Sapa Budaya itu digagas untuk menjaga tradisi lokal dan mengenalkan kembali seni pertunjukan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Khaeron yang akrab disapa Kang Hero tampak antusias mengikuti jalannya pertunjukan yang dibawakan oleh dalang cilik. Kehadiran dalang muda itu menjadi perhatian tersendiri bagi para penonton.

Menurut Kang Hero, wayang kulit bukan sekadar tontonan, tetapi juga ruang pendidikan karakter dan pelestarian nilai budaya.

“Sebagai bangsa yang kaya budaya, kita punya tanggung jawab untuk merawatnya. Jangan sampai warisan seperti ini hilang karena perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menilai kehadiran dalang cilik menunjukkan bahwa minat terhadap seni tradisi masih tumbuh di kalangan anak-anak, selama diberikan ruang untuk tampil dan belajar.

Kang Hero berharap program Sapa Budaya di Kesultanan Kanoman dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan menarik lebih banyak pengunjung, baik warga lokal maupun wisatawan.

Pada kesempatan yang sama, dr. Ratnawati menyampaikan apresiasi kepada Kesultanan Kanoman yang terus menjaga agenda kebudayaan tersebut. Menurutnya, pelestarian seni tradisi seperti wayang kulit merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Cirebon.

“Kegiatan seperti ini harus dijaga dan diteruskan. Ini adalah kekayaan budaya yang layak diwariskan ke generasi berikutnya,” ucapnya.

Pagelaran wayang kulit di Keraton Kanoman malam itu kembali menegaskan bahwa seni tradisi masih mendapat tempat di tengah masyarakat, terutama ketika didukung lintas elemen dan melibatkan generasi muda.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 21 Ribu Tiket Selama Libur Panjang
Anggota DPRD Kota Cirebon Minta Wali Kota Duduk Bersama Bahas Masalah Sosial
Aksi Curanmor di Area RSPAD Kota Cirebon Digagalkan Warga dan Polisi
Satlantas Polres Cirebon Kota Evaluasi Sejumlah Jalan Rawan Laka dan Macet
Wajah Depan Stasiun Cirebon Ditata Ulang, Area Parkir Dibuat Lebih Estetis
Seorang Pria di Cirebon Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya
Warga Kota Cirebon Keluhkan Catat Meter PGN Hanya Dilakukan Tiga Bulan Sekali
Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean