Ancaman Ekosistem Citarum, DPRD Jabar Desak Pengoperasian Cepat TPA Legoknangka

Sabtu, 9 Nov 2024 15:50
    Bagikan  
Ancaman Ekosistem Citarum, DPRD Jabar Desak Pengoperasian Cepat TPA Legoknangka
Ist

DPRD Jabar, Daddy Rohanady Desak Pengoperasian Cepat TPA Legoknangka.

RINGKASNEWS.ID - Kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat kini dalam kondisi darurat karena sudah kelebihan muatan. 

"Tempat ini menjadi lokasi utama pembuangan sampah di wilayah Bandung Raya, namun kini masalah lingkungan dan kesehatan mengancam warga sekitar akibat kapasitas yang berlebih," ujar Anggota DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, Jumat (8/11). 

Dampak buruknya, kata Daddy sampah yang tertampung tak teratur meningkatkan risiko kebakaran dan pencemaran air lindi ke Sungai Citarum, yang mengancam ekosistem serta kesehatan masyarakat. 

Daddy Rohanady mendesak pemerintah untuk segera mengoperasikan TPA Legoknangka sebagai solusi jangka panjang. 

TPA ini diharapkan mampu menangani volume sampah yang lebih besar dengan fasilitas modern yang ramah lingkungan. 

"Meski begitu, pengoperasian TPA Legoknangka masih terhambat berbagai kendala teknis, administratif, dan pembiayaan," ungkapnya. 

Daddy juga meminta perhatian untuk pengembangan TPA di wilayah lain, seperti di Karawang dan Ciayumajakuning, guna mengatasi potensi krisis serupa. 

"Tantangan besar ini kini menjadi salah satu prioritas utama bagi Gubernur Jawa Barat yang akan terpilih," cetusnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan