Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar

Rabu, 11 Feb 2026 08:10
    Bagikan  
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Ist

Program Makan Bergizi Gratis Diperkenalkan di Tegallalang, Gianyar.

RINGKASNEWS.ID - Komisi IX DPR RI memperkenalkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat di Kabupaten Gianyar, Bali. Program tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Kegiatan berlangsung di Banjar Calo, Desa Adat Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Minggu (8/2/2026). Sosialisasi dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani bersama mitra kerja dari Badan Gizi Nasional (BGN), serta ratusan warga setempat.

Tutik mengatakan, pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Ia menyebut persoalan stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan yang perlu ditangani secara serius.

“Gizi adalah fondasi utama kesehatan. Kalau sejak kecil anak-anak sudah kekurangan asupan gizi, dampaknya bisa panjang, mulai dari kesehatan hingga kemampuan belajar,” ujar Tutik.

Menurut dia, Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah, mendapatkan asupan makanan bergizi secara rutin. Program ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Negara membutuhkan generasi yang sehat dan cerdas. Salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah memastikan kebutuhan gizi mereka terpenuhi dengan baik,” katanya.

Dalam pemaparannya, Tutik menjelaskan bahwa sasaran program MBG terbagi dua, yakni peserta didik dan non-peserta didik. Peserta didik meliputi anak usia PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Sementara itu, kelompok non-peserta didik mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Ia juga mengajak masyarakat ikut berperan dalam mengawal pelaksanaan program agar berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Program ini perlu dukungan bersama. Kalau ada kekurangan, kita benahi. Tujuannya jelas, agar anak-anak lebih sehat, angka stunting turun, dan kualitas hidup masyarakat meningkat,” tutur Tutik.

Melalui kegiatan tersebut, warga diharapkan semakin memahami pentingnya gizi seimbang sekaligus mengetahui peran mereka dalam mendukung program peningkatan gizi yang dijalankan pemerintah.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi