Pemkab Cirebon Hadirkan Layanan Darurat 112 dan Dua Inovasi Lainnya

Kamis, 15 May 2025 17:18
    Bagikan  
Pemkab Cirebon Hadirkan Layanan Darurat 112 dan Dua Inovasi Lainnya
Diskominfo

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman (kedua dari kiri), menerima sertifikat penghargaan atas peluncuran inovasi layanan publik dari perwakilan Kemkomdigi, Kamis (15/5/2025).

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon meresmikan layanan darurat 112 yang dinamai Siaga Katon pada Kamis (15/5/2025).

Layanan ini dibuat untuk mempermudah masyarakat melaporkan berbagai kondisi kegawatdaruratan hanya dengan satu nomor panggilan 112.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menyebut layanan ini akan mengintegrasikan penanganan darurat dari berbagai instansi, seperti pemadam kebakaran, rumah sakit, BPBD, kepolisian, dan lainnya.

“Tujuannya agar laporan masyarakat bisa ditangani lebih cepat dan jelas alurnya. Diskominfo akan menjadi koordinator utama,” jelasnya.

Sistem ini dirancang untuk aktif 24 jam dan bisa diakses tanpa pulsa atau kartu SIM. Jenis kejadian yang bisa dilaporkan antara lain kebakaran, kecelakaan lalu lintas, gangguan keamanan, bencana alam, hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Agung Setio Utomo, menilai langkah ini sesuai dengan rencana nasional untuk membentuk sistem nomor darurat tunggal. Ia menyarankan agar sosialisasi dilakukan secara menyeluruh, hingga ke tingkat desa.

“Yang penting, masyarakat tahu dan paham bagaimana cara menggunakan layanan ini ketika dibutuhkan,” ujarnya.

Selain layanan 112, Pemkab Cirebon juga memperkenalkan dua inovasi lain, yaitu Socakaton dan Simpelpas.

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto menjelaskan, Socakaton merupakan sistem pemantauan CCTV aktif yang bisa diakses publik di 40 titik strategis.

Adapun Simpelpas adalah aplikasi layanan sosial berbasis web untuk memudahkan pengajuan bantuan sosial secara daring dan real-time.

"Ketiga sistem ini diharapkan bisa mendukung peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam hal kecepatan respon, keterbukaan, dan aksesibilitas," tandasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp48,11 Triliun hingga Februari 2026
Selama Lebaran 2026, KAI Catat 171 Kereta Melintas Tiap Hari di Cirebon
Disbudpar: Kunjungan Wisata Kabupaten Cirebon Naik saat Lebaran, 11.510 Wisatawan
Kasus Uang Palsu Gegesik Viral, Komisi XI DPR RI Kardaya Gandeng BI dan OJK Edukasi Warga
Siswa dan Guru Miftahul Huda dan MIN 2 Cirebon Gelar Halal Bihalal di Hari Pertama Sekolah
Diam-diam Dites, Begini Hasil Tes Narkoba Petugas Perlintasan di Cirebon
Empat Pelaku Pembobolan Rumah Kosong Lintas Kota Ditangkap Polres Cirebon Kota
One Way di Tol Cipali Resmi Berakhir, Lalu Lintas Kembali Normal
Dalam Semalam, Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Gerebek Tiga Titik dan Sita Ratusan Botol Miras
Hotel Santika di Kuningan dan Cirebon Padamkan Lampu Satu Jam saat Earth Hour
Tradisi Grebeg Syawal di Gunung Jati Kembali Dipenuhi Pengunjung
Telat Lapor SPT? Tenang, DJP Hapus Dendanya hingga Akhir April 2026
Arus ke Jakarta di Tol Cipali Naik 11 Persen, One Way Kembali Diterapkan
KAI Daop 3 Cirebon Catat 273.002 Penumpang Selama Angkutan Lebaran, OTP 100 Persen
Lonjakan Trafik Data Saat Mudik Lebaran 2026, Indosat Klaim Jaringan Tetap Stabil
KAI Beri Diskon 20 Persen Tiket Kereta untuk Mudik Lebaran 2026
Sistem One Way di Tol Cipali Berakhir, Arus Lalu Lintas Dikembalikan Dua Arah
H+3 Lebaran, 35 Ribu Kendaraan Melintas Tol Cipali Arah Jakarta
Arus Balik H+2 Lebaran, 73 Ribu Kendaraan Melintas di Cirebon
Lonjakan Arus Balik di Tol Cipali, Rest Area Terapkan Sistem Buka-Tutup