Jelang Ramadan, Bupati Cirebon Pastikan Harga Bahan Pokok di Gebang dan Losari Masih Stabil

Minggu, 15 Feb 2026 10:58
    Bagikan  
Jelang Ramadan, Bupati Cirebon Pastikan Harga Bahan Pokok di Gebang dan Losari Masih Stabil
Dok.Diskominfo

Bupati Cirebon Imron meninjau langsung harga kebutuhan pokok saat sidak di pasar, memastikan stok aman dan kenaikan jelang Ramadan masih terkendali.

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah masih dalam batas terkendali. Hal itu disampaikan Bupati Cirebon, Imron, usai melakukan inspeksi mendadak di Pasar Gebang Mekar dan Pasar Losari, Sabtu (14/2/2026).

Dalam pemantauan tersebut, Imron didampingi Kapolresta Cirebon, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia meninjau langsung harga sejumlah komoditas dan berdialog dengan pedagang maupun pembeli.

Imron mengakui ada kenaikan harga pada beberapa bahan pokok. Namun, menurut dia, kenaikan tersebut masih dalam kategori wajar dan relatif sama dengan pasar lainnya.

“Kami cek langsung di dua pasar ini. Memang ada kenaikan, tetapi masih dalam batas normal dan tidak terlalu jauh berbeda dengan pasar lain,” kata Imron.

Ia menjelaskan, selisih harga antarpasar dipengaruhi oleh perbedaan jalur distribusi. Sejumlah pedagang mengambil pasokan dari daerah yang berbeda sehingga biaya angkut turut memengaruhi harga jual.

“Misalnya bawang, ada pedagang yang mengambil dari wilayah lain meski jaraknya dekat. Jadi harga bisa sedikit berbeda karena faktor distribusi,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pantauan, kenaikan harga rata-rata berada di kisaran Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram untuk beberapa komoditas.

Namun, cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling signifikan, menembus sekitar Rp100.000 per kilogram. Sementara cabai merah keriting masih dijual di kisaran Rp40.000 per kilogram.

Selain cabai, harga daging ayam dan telur ayam ras juga mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan menjelang bulan puasa.

Meski demikian, Imron memastikan ketersediaan stok bahan pokok masih aman. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan pemantauan rutin untuk mencegah lonjakan harga yang berlebihan.

“Kalau kenaikannya masih terukur seperti ini, cukup kita awasi. Tapi jika nanti melampaui batas kewajaran, kami akan lakukan operasi pasar,” tegasnya.

Pemkab Cirebon juga telah berkoordinasi dengan Bulog dan unsur Forkopimda untuk menyiapkan langkah antisipatif. Operasi pasar disiapkan sebagai opsi jika harga kebutuhan pokok berpotensi memberatkan masyarakat.

Menurut Imron, pengawasan ini dilakukan agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok selama Ramadan dapat terpenuhi tanpa gejolak harga yang signifikan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Urus KIR Tak Perlu Antre Lama, Dishub Kota Cirebon Siapkan Layanan Online
Tiga Kanwil DJP di Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp54 Miliar
PGN Perluas Penggunaan Gas Bumi di Cirebon, Targetkan 3.008 Sambungan Baru
Santika Ajak Anak-Anak Mengenal Dunia Perhotelan Lewat GM For A Day 2026
Motor yang Sempat Hilang Akibat Dicuri Kembali ke Tangan Pemiliknya
Festival Kepatihan 2 Angkat Sejarah Lokal dan Potensi Budaya Pekalipan
Diduga Ada Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Kesambi Cirebon
Kodim 0614/Kota Cirebon Libatkan Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana
DPR RI dan KAI Bahas Rencana Flyover dan Underpass di Kawasan Krucuk Kota Cirebon
Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM