Acara Penyuluhan Berujung Keracunan, Puluhan Kader PKK Cangkol Kota Cirebon Dirawat

Senin, 28 Oct 2024 11:11
    Bagikan  
Acara Penyuluhan Berujung Keracunan, Puluhan Kader PKK Cangkol Kota Cirebon Dirawat
Ist

Salah satu Korban Keracunan, Jalani Perawatan di RSU PAD Kota Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Puluhan kader PKK beserta keluarganya dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan (snack) yang disediakan dalam acara penyuluhan di Puskesmas Cangkol, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon pada Jumat (26/10).

Salah satu korban, Ratnawati dari RW 06 Cangkol, menceritakan bahwa setelah mengikuti sosialisasi kesehatan di Puskesmas Cangkol, ia merasa tubuhnya lemas, mual, dan akhirnya muntah-muntah. Makanan yang disantap berasal dari sebuah toko kue di Kota Cirebon. 

“Awalnya saya kira hanya sakit perut biasa, tetapi kondisi makin parah saat saya pulang. Saya terus mengalami diare dan muntah hingga malam hari,” tutur Ratna saat ditemui di RS Panti Abdi Dharma (RSU PAD) Kota Cirebon, Senin (28/10).

Akibat kondisinya yang semakin memburuk, Ratna memutuskan untuk mencari perawatan medis keesokan harinya di rumah sakit. Hingga Senin, Ratna mengaku masih merasa lemas dan belum pulih sepenuhnya.

Tidak hanya di RSU PAD, beberapa korban keracunan lainnya diketahui tengah dirawat di RS Sumberkasih, RS Pelabuhan, dan RS Gunungjati.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Siti Maria, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait insiden ini. 

"Saat ini, tim Surveilans, sanitarian Dinkes, dan petugas Puskesmas masih melakukan investigasi lapangan untuk mengidentifikasi penyebab pastinya," kata Siti melalui pesan singkat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan