KAI Daop 3 Cirebon Berikan Diskon Tiket 10 Persen untuk Santri Ponpes KHAS Kempek

Sabtu, 25 Jan 2025 14:36
    Bagikan  
KAI Daop 3 Cirebon Berikan Diskon Tiket 10 Persen untuk Santri Ponpes KHAS Kempek
Ist

Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman dan Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek, KH. Muhammad Musthofa Aqiel Siroj saat Penandatanganan Kerjasama, Jumat (24/1).

RINGKASNEWS.ID - PT KAI Daop 3 Cirebon resmi menjalin kerja sama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) KHAS Kempek - Palimanan, Kabupaten Cirebon. 

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman, dan Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek, KH. Muhammad Musthofa Aqiel Siroj.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul menyampaikan, dalam perjanjian yang berlaku selama dua tahun ini, PT KAI memberikan diskon khusus sebesar 10 persen untuk tiket kereta api jarak jauh dan menengah. 

"Diskon tersebut berlaku bagi santri dan pengurus Pondok Pesantren KHAS Kempek yang melakukan pembelian melalui aplikasi Access by KAI," kata Rokhmad, Jumat (24/1/2025).

Rokhmad menyatakan program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PT KAI terhadap masyarakat, khususnya para santri, agar perjalanan mereka menjadi lebih hemat dan akses ke berbagai wilayah semakin mudah. 

"Kami memberikan diskon tiket sebesar 10 persen untuk kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi. Namun, diskon ini tidak berlaku untuk kereta komuter, kereta wisata, atau layanan khusus lainnya," ujarnya. 

Selain itu, diskon juga hanya bisa digunakan oleh pemilik kartu bukti diri resmi sebagai santri atau pengurus pondok pesantren. 

Ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan dapat mendukung mobilitas para santri sekaligus memperkenalkan moda transportasi kereta api sebagai pilihan yang aman, nyaman, dan efisien. 

"Dengan adanya program ini, kami berharap dapat meningkatkan minat masyarakat, khususnya pelajar, untuk memilih kereta api sebagai transportasi utama," tutupnya.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kini Ada Shuttle dari Stasiun Cirebon ke Kuningan, Tarifnya Rp50 Ribu
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual
Program Bedah Rumah Menyasar 22 Warga Greged dan Beber, Wakil Ketua DPRD Ikut Mengawal
Tinjau SDN 1 Rawaurip, Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Sekolah
Jenguk Suami di Rutan Cirebon, Perempuan Kedapatan Sembunyikan 103 Butir Tramadol dan Tembakau Sintetis