Bank Indonesia Cirebon Sediakan Penukaran Uang Rp3,9 Triliun

Rabu, 20 Mar 2024 21:41
    Bagikan  
Bank Indonesia Cirebon Sediakan Penukaran Uang Rp3,9 Triliun
ringkasnews.id

BI Cirebon dan 30 Perbankan Siap Layani Penukaran Uang Rupiah

RINGKASNEWS.ID - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon menyediakan layanan penukaran uang rupiah sebesar Rp3,9 Triliun yang bekerjasama dengan 30 perbankan dan akan tersebar di 136 titik.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon, Anton Pitono mengatakan, layanan penukaran uang guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Ciayumajakuning pada momen Ramadan dan Idul Fitri 2024.

"Angka Rp 3,9 Triliun merupakan proyeksi kebutuhan uang rupiah untuk masyarakat dan perbankan selama periode RAFI dengan rincian UPB sebesar 3,3 triliun dan UPK sebesar 0,6 triliun," ungkapnya, Rabu (20/3/2024).

Selain itu, Bank Indonesia Cirebon bersama 10 perbankan seperti, BRI, BNI, Bank Mandiri, BJB, BSI, BCA, BTN, Bank Muamalat, CIMB Niaga dan Bank Woori Saudara akan menyelenggarakan layanan penukaran di Grage City Mall (GCM).

"Ada juga kegiatan kas keliling di pusat keramaian seperti pasar dan pusat perbelanjaan/mall, mulai tanggal 25 sampai 28 Maret 2024," tuturnya.

Selanjutnya pada periode menjelang akhir Ramadan tanggal 1 sampai dengan 4 April 2024, layanan penukaran uang bersama perbankan tersedia di Rest area KM 207 dan Grage City Mall.

Untuk memberikan pemerataan kepada masyarakat, layanan penukaran uang yang disediakan maksimal sebesar Rp4.000.000.

"Layanan penukaran uang selama periode Ramadhan, masyarakat diharapkan memesan penukaran terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id)," ucap Anton.

Anton menambahkan, untuk jadwal penukaran uang rupiah dapat diakses secara berkala melalui kanal sosial media resmi Bank Indonesia Cirebon, di Instagram @bank_indonesia_cirebon dan @cbprupiahcirebon.

"Semua program tersebut terpadu dalam SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2024 yang hari ini diluncurkan oleh Bank Indonesia Cirebon bersama Bank Indonesia Jawa Barat dan Bank Indonesia Tasikmalaya di Kantor Wilayah masing-masing," ujarnya.

Perlu diketahui, SERAMBI adalah rangkaian kegiatan pemenuhan kebutuhan uang Rupiah dan layanan kas kepada masyarakat pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2024.

“SERAMBI merupakan bentuk kepedulian BI dalam rangka mendukung Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan wujud perhatian BI untuk memenuhi kebutuhan uang Rupiah di masyarakat,” pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
Kecelakaan di Flyover Pegambiran, Dua Pemudik Asal Tegal Meninggal Dunia
Intel Kodim 0614 Cirebon Ringkus Pengedar Sinte di Drajat Usai Aksi Kejar-kejaran
Pria Meninggal Dunia di Kamar Kos Kedawung, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan
Kuasa Hukum Ono Surono Angkat Bicara Soal Penggeledahan KPK
"Kulanun–Mangga" Diluncurkan, Dedi Mulyadi Soroti Identitas Budaya dan Pembangunan Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon: Hari Jadi ke-544 Jadi Momen Refleksi Pembangunan Daerah
371 Ribu Penumpang Gunakan KA di Daop 3 Cirebon Selama Lebaran 2026
Hari Jadi ke-544, DPRD Kabupaten Cirebon Resmikan Salam Khas “Kulanun–Mangga”
Polres Cirebon Kota Ungkap Jaringan Obat Ilegal, Pelaku Diciduk di Tiga Lokasi
Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp48,11 Triliun hingga Februari 2026
Selama Lebaran 2026, KAI Catat 171 Kereta Melintas Tiap Hari di Cirebon
Disbudpar: Kunjungan Wisata Kabupaten Cirebon Naik saat Lebaran, 11.510 Wisatawan
Kasus Uang Palsu Gegesik Viral, Komisi XI DPR RI Kardaya Gandeng BI dan OJK Edukasi Warga