DPRD Kabupaten Cirebon Sahkan Dua Raperda dan Tetapkan Susunan Baru Pansus

Jumat, 28 Nov 2025 16:53
    Bagikan  
DPRD Kabupaten Cirebon Sahkan Dua Raperda dan Tetapkan Susunan Baru Pansus
Ist

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia menyerahkan berkas persetujuan dua raperda kepada Bupati Cirebon Imron usai rapat paripurna di Gedung DPRD, Kamis (27/11/2025).

RINGKASNEWS.ID - DPRD Kabupaten Cirebon mengesahkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rapat paripurna yang digelar Kamis (27/11/2025). Selain pengesahan, rapat juga menetapkan perubahan susunan keanggotaan serta bidang garapan panitia khusus (pansus).

Dua raperda yang disetujui yaitu Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026 serta Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Persetujuan tersebut merupakan tindak lanjut ketentuan Pasal 312 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang mengamanatkan bahwa Raperda APBD harus disepakati paling lambat satu bulan sebelum tahun anggaran berjalan.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, mengatakan bahwa proses pembahasan kedua raperda dilakukan secara menyeluruh bersama pemerintah daerah.

“Pembahasan Raperda APBD 2026 telah melalui rapat komisi, Badan Anggaran (Banggar), dan tim anggaran pemerintah daerah,” kata Sophi.

Ia menambahkan, perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 juga telah dibahas tuntas oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) bersama perangkat daerah terkait pajak dan retribusi, Bapelitbangda, serta Bagian Hukum Setda.

Pada rapat tersebut, Badan Musyawarah (Banmus) juga menetapkan Ari Bahari sebagai Ketua Pansus IV sekaligus menetapkan perubahan bidang garapan untuk empat pansus yang akan menangani raperda-raperda berikutnya.

“Bidang garapan Pansus III adalah Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kecil, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam. Untuk Pansus IV, cakupannya meliputi Raperda Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi serta Usaha Mikro, dan Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Perdagangan dan Jasa,” ujar Sophi.

Dari Banggar, anggota DPRD Aan Setiawan memaparkan sejumlah rekomendasi yang menjadi perhatian utama dalam APBD 2026. Menurutnya, infrastruktur jalan perlu mendapat prioritas karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

“Banggar merekomendasikan rehabilitasi dan peningkatan jalan kabupaten sebagai salah satu fokus pembangunan,” kata Aan.

Ia juga menyoroti sektor kesehatan, terutama peningkatan kualitas layanan di RSUD Waled dan RSUD Arjawinangun, termasuk optimalisasi program BPJS dan Jamkesda.

Selain sektor infrastruktur dan kesehatan, Banggar juga meminta pemerintah daerah memperkuat penanganan kebencanaan, pemberdayaan UMKM, peningkatan fasilitas pendidikan, serta perbaikan kinerja perangkat daerah.

Wakil Ketua Bapemperda, Nurcholis, memaparkan hasil pembahasan perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024. Ia menyatakan seluruh tahapan telah ditempuh sesuai ketentuan.

“Pembahasan berjalan sesuai regulasi yang berlaku,” ungkapnya.

Bapemperda juga menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah, antara lain digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi, peningkatan kapasitas SDM, validasi data, inovasi peningkatan pendapatan daerah, pengawasan pemungutan, hingga penyusunan peraturan bupati sebagai tindak lanjut teknis.

Bupati Cirebon, Imron, mengapresiasi proses pembahasan yang telah dilakukan DPRD bersama pemerintah daerah.

“Kami akan bekerja keras menjalankan program yang telah disepakati. Harapannya, kedua raperda ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Cirebon,” tandas Imron.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI Kerjakan Perbaikan Rel di Dua Perlintasan Kota Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon Sahkan Dua Raperda dan Tetapkan Susunan Baru Pansus
MBG Mulai Dikenal Lebih Luas di Batujajar Bandung Barat
AR Ditetapkan ke Tahap Penuntutan atas Kasus Pajak Rp1,15 Miliar
Pemkot Cirebon Raih Predikat Unggul dalam Indeks Kualitas Kebijakan 2025
Pemenuhan Gizi Anak Jadi Bahasan Utama dalam Program MBG di Bandung
Perempuan Asal Bandung Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos Cirebon, Polisi Lakukan Penyelidikan
Promo Nataru: KAI Daop 3 Diskon 30 Persen Tiket KA Ekonomi Non-Subsidi
Pemulung di Bekasi Tewas akibat Mortir Meledak Saat Digergaji
Pengunjung Meningkat, Situ Cipanten Jadi Contoh Keberhasilan Desa EKI
OJK Cirebon Catat Kredit BPR Tembus Rp2,08 Triliun
Prabu Diaz Minta Penertiban PKL Sukalila Dilakukan Secara Humanis
10 Kios di Lahan Aset KAI di Jatiwangi Ditertibkan
Edukasi Program MBG di Depok Kian Diperluas untuk Jangkau Lebih Banyak Warga
Fraksi DPRD Kabupaten Cirebon Sampaikan Pandangan Umum pada Paripurna Perubahan Perda Pajak
Dana Perbaikan Rumah Ambruk Tahap Dua Tak Kunjung Cair, Anggota DPRD Rinna Suryanti Soroti Penyebabnya
Apa yang Harus Dilakukan Saat Banjir Mengancam? Ini Imbauan BPBD Kabupaten Cirebon
Gunung Semeru Erupsi, Semburkan Awan Panas Hingga 7 Kilometer
Galaxy Z Fold7 Unggulkan Multitasking dan Integrasi Gemini Live
Santika Indonesia Raih Penghargaan “Produk Hotel Terbaik” di API 2025
Live Streaming Ringkas Radio Net
ringkas radio net
Online Radio