ABK KM Samudra 2 Meninggal Setelah Terjatuh ke Laut di Karimunjawa

Jumat, 27 Feb 2026 07:22
    Bagikan  
ABK KM Samudra 2 Meninggal Setelah Terjatuh ke Laut di Karimunjawa
Ist

KM Samudra 2 bersandar di PPN Kejawanan Kota Cirebon, Kamis (26/2/2026), setelah salah satu ABK dilaporkan terjatuh dan meninggal dunia di perairan Karimunjawa.

RINGKASNEWS.ID - Seorang anak buah kapal (ABK) KM Samudra 2 GT 58 meninggal dunia setelah terjatuh ke laut saat kapal berlabuh di perairan Karimunjawa, Jawa Tengah.

Jenazah korban tiba di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Korban berinisial A.Z.A (23), warga Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Ia tercatat sebagai nelayan dengan masa kontrak pelayaran selama empat bulan di kapal milik PT Andalan Samudra Jaya.

Peristiwa terjadi pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu kapal dalam posisi jangkar. Korban diduga terpeleset ketika turun melalui tangga belakang kapal dan jatuh ke laut.

Nahkoda KM Samudra 2, Kodir (55), mengatakan awak kapal langsung berupaya melakukan penyelamatan setelah mendengar teriakan kru.

“Saat ada yang berteriak korban jatuh, saya langsung perintahkan ABK lain untuk turun melakukan pencarian,” kata Kodir.

Salah satu ABK, Rafli Priyanto (22), mengaku sempat menyelam bersama kru lain untuk mencari korban. Sekitar 15 menit kemudian, korban berhasil ditemukan dan diangkat ke atas kapal.

“Begitu ditemukan, langsung kami bawa naik. Tapi saat dicek sudah tidak ada respons,” ujar Rafli.

ABK lain, M. Kiki Wisesa (31), menyebut dirinya pertama kali melihat korban terjatuh. “Saya lihat korban seperti terpeleset di tangga belakang, lalu langsung tercebur. Saya langsung teriak minta tolong,” katanya.

Setelah memastikan korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, nahkoda memutuskan menghentikan aktivitas penangkapan ikan dan kembali ke Cirebon. Setibanya di dermaga, jenazah dievakuasi ke RSUD Gunung Jati untuk menjalani visum.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon AKP Asep Sunaryo mengatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab korban terjatuh dan memastikan tidak ada unsur lain,” ujar Asep.

Pihak keluarga korban telah dihubungi dan proses penanganan selanjutnya menunggu hasil pemeriksaan medis.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal