Komisi IX Ingin Penguatan Edukasi Gizi Hingga Desa

Rabu, 25 Feb 2026 17:03
    Bagikan  
Komisi IX Ingin Penguatan Edukasi Gizi Hingga Desa
Ist

Edukasi gizi bersama Komisi IX DPR RI digelar di Desa Penebel, Tabanan, dengan menghadirkan Charles Honoris secara daring, Minggu (22/2).

RINGKASNEWS.ID - Komisi IX DPR RI menginginkan penguatan edukasi gizi menjangkau hingga tingkat desa agar upaya perbaikan kualitas kesehatan masyarakat berjalan lebih merata.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, saat menghadiri kegiatan edukasi gizi di Balai Serba Guna Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (22/2). Kegiatan tersebut turut melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Charles menilai BGN tidak cukup hanya berperan sebagai regulator kebijakan. Menurut dia, lembaga tersebut perlu menjadi motor utama literasi gizi yang aktif turun ke masyarakat.

“Edukasi gizi harus diperkuat hingga desa-desa. BGN harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama orang tua, tentang pentingnya pola makan sehat,” ujar Charles.

Ia mengingatkan bahwa peningkatan penyakit tidak menular, seperti kanker, stroke, dan gagal ginjal, berkaitan erat dengan konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan. Karena itu, kesadaran keluarga dalam memilih dan menyiapkan makanan sehat dinilai menjadi kunci.

Charles juga mengajak masyarakat memperhatikan anjuran konsumsi sehat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), termasuk pembatasan asupan gula, garam, dan lemak harian.

Menurut dia, DPR akan terus mengawal kebijakan gizi nasional agar tidak hanya kuat di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya di lapangan. Penguatan kelembagaan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia disebut menjadi faktor penting agar upaya tersebut berkelanjutan.

Kegiatan di Penebel itu menjadi bagian dari sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang.

Selain meningkatkan kualitas kesehatan, langkah ini juga diharapkan memberi dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus