Upaya Cegah Stunting, Komisi IX Kawal Pemenuhan Gizi Masyarakat Bekasi

Selasa, 24 Feb 2026 08:17
    Bagikan  
Upaya Cegah Stunting, Komisi IX Kawal Pemenuhan Gizi Masyarakat Bekasi
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, saat memberikan pemaparan tentang pentingnya pemenuhan gizi untuk mencegah stunting di Kabupaten Bekasi, Minggu (22/2).

RINGKASNEWS.ID - Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, menghadiri kegiatan pemaparan terkait pemenuhan makan bergizi bagi masyarakat di Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (22/2).

Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Pertemuan ini membahas langkah konkret peningkatan kualitas gizi sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting dan malnutrisi.

Obon mengatakan, persoalan gizi masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah. Ia menilai, intervensi yang tepat dan berkelanjutan diperlukan agar anak-anak Indonesia mendapatkan asupan yang cukup sejak usia dini.

“Gizi yang cukup dan seimbang adalah kunci menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif. Anak-anak yang mendapatkan asupan memadai memiliki peluang lebih besar untuk berprestasi,” ujar Obon.

Menurut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari fondasi kesehatan yang kuat. Kekurangan gizi, khususnya stunting, berisiko memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak dalam jangka panjang.

Ia menambahkan, Komisi IX DPR RI terus mengawal kebijakan dan alokasi anggaran agar pelaksanaan pemenuhan makan bergizi dapat menjangkau wilayah-wilayah rentan, termasuk daerah terpencil.

“Kami mendorong sinergi lintas sektor, termasuk dengan kementerian pendidikan dan dinas sosial, supaya anak sekolah, balita, dan ibu hamil mendapat prioritas,” katanya.

Obon berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat menghasilkan penurunan angka stunting secara signifikan. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat dan seimbang juga diharapkan meningkat.

Ia menegaskan, investasi pada pemenuhan gizi bukan sekadar program jangka pendek, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang lebih kompetitif di masa mendatang.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
Resmob Polres Cirebon Kota Bekuk Penculik Anak di Toko Milik Pelaku
Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
Kecelakaan di Flyover Pegambiran, Dua Pemudik Asal Tegal Meninggal Dunia
Intel Kodim 0614 Cirebon Ringkus Pengedar Sinte di Drajat Usai Aksi Kejar-kejaran
Pria Meninggal Dunia di Kamar Kos Kedawung, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan
Kuasa Hukum Ono Surono Angkat Bicara Soal Penggeledahan KPK
RINGKAS RADIO NET