Anak dan Kelompok Rentan Jadi Fokus Perhatian Gizi di Tabanan

Rabu, 25 Feb 2026 21:17
    Bagikan  
Anak dan Kelompok Rentan Jadi Fokus Perhatian Gizi di Tabanan
Ist

Kegiatan edukasi gizi di Desa Senganan, Penebel, Tabanan, diikuti puluhan peserta dengan melibatkan BGN dan Komisi IX DPR RI.

RINGKASNEWS.ID - Anak-anak dan kelompok rentan menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat di Kabupaten Tabanan, Bali.

Hal ini mengemuka dalam kegiatan edukasi gizi yang digelar di Wantilan Desa Adat Senganan Kanginan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, yang memberikan sambutan secara daring.

Charles mengatakan, kebijakan di bidang gizi harus benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, terutama anak-anak yang sedang berada pada masa pertumbuhan.

Menurut dia, perhatian terhadap asupan gizi sejak dini akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Kita ingin memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan memiliki daya saing. Kebijakan yang dibuat harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Charles.

Ia juga mengingatkan pentingnya langkah pencegahan terhadap penyakit tidak menular, seperti kanker, stroke, dan gagal ginjal, yang kerap dipicu pola makan tidak sehat. Konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih perlu dikendalikan melalui edukasi berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diingatkan agar membiasakan pola makan sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), termasuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah serta membatasi asupan gula dan garam.

BGN menilai pendekatan langsung ke desa menjadi langkah penting untuk memperkuat literasi gizi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran akan pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, sehingga anak-anak dan kelompok rentan memperoleh perlindungan kesehatan yang lebih baik.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus