Debat Publik Ketiga Pilkada Kota Cirebon Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 20 Nov 2024 19:28
    Bagikan  
Debat Publik Ketiga Pilkada Kota Cirebon Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan
Ringkas Media

Debat Publik Ketiga Pilwalkot Cirebon mengusung tema Strategi Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Kota Cirebon Melalui Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan, Rabu (20/11).

RINGKASNEWS.ID - Rangkaian debat publik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cirebon memasuki tahap ketiga pada Rabu (20/11/2024) mulai pukul 13.00 yang berlangsung di Hotel Prima, Kota Cirebon.

Tema yang diangkat kali ini adalah "Strategi Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Kota Cirebon Melalui Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan,"

Ketua KPU Kota Cirebon, Mardeko, menjelaskan pentingnya debat ini dalam memberikan gambaran jelas kepada masyarakat terkait rencana kerja para kandidat. 

“Ada banyak persoalan di Kota Cirebon seperti rumah tidak layak huni, angka pengangguran yang tinggi, hingga masalah stunting. Masyarakat butuh kepastian bagaimana calon pemimpin akan menyelesaikan isu-isu tersebut,” jelas Mardeko.

Paslon nomor urut 1, Dani Mardani dan Fitria Pamungkaswati, membuka debat dengan menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan slogan 'Religius, Maju, dan Sejahtera,' (REMAJA).

Dani menyebut infrastruktur yang baik akan menarik investasi sekaligus mempercepat digitalisasi pemerintahan. 

“Jalan yang mulus, trotoar yang rapi, hingga sistem drainase yang lancar adalah fondasi utama untuk kemajuan kota,” ujar Dani.

Sementara, paslon nomor urut 2, Eti Herawati dan Suhendrik, memaparkan visi mereka yang berjudul "Bersama Sepenuh Hati Membangun Kota Cirebon yang Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan." 

Eti menegaskan komitmennya untuk mewujudkan 17 poin tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti pemerataan pendidikan, kesetaraan gender, dan kesehatan masyarakat. 

"Kami juga akan membuat 21 program unggulan, termasuk penyediaan ruang publik, pemberian seragam gratis, serta beasiswa bagi mahasiswa berprestasi," ungkap Eti.

Sedangkan, paslon nomor urut 3, Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati, menekankan perlunya perencanaan yang matang untuk akselerasi pembangunan. 

Berpegang pada Perwali Nomor 76 Tahun 2021, Farida menjanjikan solusi untuk banjir melalui master plan khusus dan pembentukan satuan tugas tanggap bencana serta memperbaiki tata kelola trotoar dan parkir kota.

“Kami juga akan mempermudah proses investasi di Cirebon dengan sistem perizinan yang transparan dan efisien,” kata Farida.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi