UMKM Didorong Jadi Mitra Strategis Perbaikan Gizi Masyarakat

Kamis, 24 Jul 2025 15:17
    Bagikan  
UMKM Didorong Jadi Mitra Strategis Perbaikan Gizi Masyarakat
Ist

Peserta mengikuti Pelatihan Pemberdayaan Pelaku Usaha Daerah/UMKM dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar Badan Gizi Nasional di Hotel Grand Whiz Simatupang, Jakarta, 21–23 Juli 2025.

RINGKASNEWS.ID - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perbaikan gizi masyarakat, terutama melalui ketersediaan makanan sehat yang terjangkau. Peran UMKM dinilai strategis dalam menekan angka stunting sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu mengemuka dalam kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) di Hotel Grand Whiz Simatupang, Jakarta Selatan, pada 21–23 Juli 2025. Acara ini diikuti ratusan pelaku UMKM yang siap bersinergi dengan pemerintah dalam penyediaan pangan bergizi.

Perwakilan BGN, Rima Nurisa Brahmani, menyebutkan lembaganya merupakan institusi tunggal yang ditunjuk pemerintah untuk menjalankan program MBG. Menurut dia, keberhasilan program tidak bisa dilepaskan dari dukungan UMKM dan masyarakat.

“BGN adalah inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang terstruktur dan berbasis data. Kami membutuhkan dukungan UMKM agar program ini menyeluruh di seluruh Indonesia,” kata Rima.

Sejak diluncurkan hampir setahun lalu, BGN telah memiliki ribuan mitra dapur sehat di berbagai daerah. Jumlah tersebut, kata Rima, akan terus bertambah seiring dengan keterlibatan UMKM lokal.

Praktisi UMKM, Fransisca Exferina Edwar, menilai kontribusi pelaku usaha kecil tidak hanya dalam penyediaan pangan, tetapi juga edukasi gizi. Ia mencontohkan penurunan prevalensi stunting dari 21,5 persen pada 2023 menjadi 19,8 persen pada 2024. Meski ada perbaikan, angka tersebut masih membutuhkan perhatian serius.

“UMKM bisa menjadi mitra strategis pemerintah dengan menyediakan makanan bergizi, aman, dan berbahan lokal. Dengan dukungan serta edukasi, UMKM dapat menjadi agen perubahan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan produktif,” ujar Fransisca.

UMKM dinilai mampu menghadirkan makanan sehat dengan porsi kecil dan harga terjangkau, sehingga dapat menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah. Meski demikian, tantangan masih ada, terutama keterbatasan pengetahuan pelaku usaha tentang gizi dan standar pangan sehat.

Karena itu, BGN menekankan pentingnya pelatihan dan pendampingan UMKM agar mampu menghasilkan produk yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan masyarakat.

“UMKM bukan hanya motor ekonomi, tapi juga aktor penting dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Dukungan terhadap UMKM pangan bergizi akan melahirkan generasi sehat, produktif, dan berdaya saing,” tandas Rima.(Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM
Program MBG Disiapkan sebagai Langkah Bertahap Perbaiki Gizi Masyarakat Grobogan
Program Makan Bergizi Gratis 2026 Dimulai, Grobogan Jadi Lokasi Perdana Sosialisasi
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Karier Lewat Konser Dua Delapan di Senayan
Cirebon Power Catat Peningkatan Produksi Listrik Sepanjang 2025
Pemerintah Buka Kembali Akses Grok di Indonesia dengan Pengawasan Ketat
Korsleting Diduga Picu Kebakaran Mobil di Jalan Dr. Cipto Cirebon
OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang