Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang

Jumat, 23 Jan 2026 07:35
    Bagikan  
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Ist

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan keterangan terkait pengamanan dua orang dalam kasus video viral dugaan pesta LGBT.

RINGKASNEWS.ID - Kepolisian Resor Cirebon Kota mengamankan dua orang terkait video viral yang diduga menampilkan pesta LGBT di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Kabupaten Cirebon. Langkah tersebut diambil menyusul keresahan masyarakat atas beredarnya video yang dinilai melanggar norma kesusilaan.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar membenarkan adanya penanganan terhadap kasus tersebut. Menurut dia, video yang beredar diduga direkam di wilayah hukum Polres Cirebon Kota dan kini tengah didalami oleh penyidik.

“Benar, kami telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam video viral tersebut. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk pendalaman lebih lanjut,” kata Eko Iskandar, Kamis (22/1/2026) malam.

Dua orang yang diamankan masing-masing berinisial I (25) dan Y (26). Keduanya dibawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk dimintai keterangan terkait peran dan keterlibatan mereka dalam peristiwa yang terekam dalam video.

Eko menjelaskan, penanganan kasus ini dilakukan sebagai respons atas reaksi masyarakat yang cukup luas dan menilai tayangan tersebut meresahkan. Kepolisian, kata dia, berkewajiban memastikan setiap laporan dan informasi yang berkembang di masyarakat ditangani secara profesional dan sesuai prosedur hukum.

“Reaksi masyarakat cukup besar. Kami harus memberikan kepastian hukum agar persoalan ini tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyidik masih mendalami sejumlah aspek, termasuk latar belakang kegiatan, lokasi kejadian, serta dugaan pelanggaran yang mungkin timbul dari aktivitas dalam video tersebut.

“Saat ini masih tahap pendalaman. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan berjalan,” kata Eko.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pria berjoget mengikuti irama musik di sebuah tempat hiburan malam beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman itu, tampak dua pria menari bersama di atas panggung, sementara beberapa pengunjung lainnya mengenakan busana yang dinilai tidak pantas untuk konsumsi publik oleh sebagian warganet.

Selain video, materi promosi acara yang diduga berkaitan dengan kegiatan tersebut juga ikut tersebar di berbagai platform media sosial. Materi itu kembali memicu sorotan dan mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan