Satlantas Polres Cirebon Kota Targetkan 7 Pelanggaran Utama dalam Operasi Zebra Lodaya 2024

Senin, 14 Oct 2024 14:21
    Bagikan  
Satlantas Polres Cirebon Kota Targetkan 7 Pelanggaran Utama dalam Operasi Zebra Lodaya 2024
Ist

Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Rizky Adi Saputro saat Memimpin Apel Pasukan, Senin (14/10).

RINGKASNEWS.ID - Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota memulai Operasi Zebra Lodaya 2024 dengan menggelar Apel Pasukan pada Senin (14/10) di lapangan Polres Cirebon Kota. 

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini dipimpin oleh Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Rizky Adi Saputro dan diikuti oleh sejumlah pejabat Polres serta personel gabungan dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.

Operasi Zebra Lodaya 2024, yang berlangsung selama 14 hari, bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas. 

Sebanyak 99 personel dikerahkan dalam operasi ini untuk menindak pelanggaran lalu lintas yang dapat menyebabkan kecelakaan.

Kompol Rizky menjelaskan, penegakan aturan akan dilakukan secara humanis, dengan pendekatan berupa teguran dan sanksi hukum jika diperlukan. 

"Kami fokus pada tujuh jenis pelanggaran utama yang bisa berakibat fatal, seperti tidak memakai helm, melawan arus, dan penggunaan knalpot bising," ujarnya.

Melalui Operasi Zebra Lodaya ini, diharapkan dapat tercipta kesadaran lebih tinggi di kalangan masyarakat terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas, serta menekan angka kecelakaan di wilayah Cirebon Kota.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan