Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi serta Stok BBM dan LPG Aman di Wilayah Propinsi Banten

Rabu, 27 Mar 2024 15:50
    Bagikan  
Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi serta Stok BBM dan LPG Aman di Wilayah Propinsi Banten
Pertamina Regional JBB

Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya beserta jajaran didampingi Region Manager Retail Sales Jawa Barat, Fanda Chrismianto dan Tim Management Regional JBB mengunjungi SPBU Rest Area KM 43 dan Fuel Terminal Tanjung Gerem

RINGKASNEWS.ID - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) pada Senin, 25 Maret 2024 lalu yang bertujuan memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan stok BBM dan LPG di wilayah Propinsi Banten saat Ramadhan dan libur Idul Fitri.

Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya beserta jajarannya didampingi Region Manager Retail Sales Jawa Bagian Barat Fanda Chrismianto dan Tim Management Regional JBB mengunjungi SPBU Rest Area KM 43 dan Fuel Terminal Tanjung Gerem pada hari pertama Satgas RAFI 2024.

"Wilayah Sales Area Banten memiliki 286 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN), 1 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB), 29 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Public Service Obligation (PSO)," ucap Fanda Chrismianto, Region Manager Retail Sales Jawa Bagian Barat, Rabu (27/3/2024).

Kemudian, ada 4 SPPBE Non-Public Service Obligation (NPSO), 258 Agen LPG PSO, 38 Agen LPG NPSO dan 98 Pertashop dengan rata - rata kebutuhan gasoline sebesar 4.866 KL/hari, gasoil sebesar 2.510 KL/hari, LPG PSO sebesar 1.090 MT/hari dan LPG NPSO sebesar 48 MT/hari.

Fanda Chrismianto mengatakan, menjelang Idul Fitri tahun 2024, Pertamina Patra Niaga telah mempersiapkan keseluruhan sarana dan fasilitas yang ada di jalur Jakarta - Merak.

"Dimulai dari pemenuhan stok BBM di terminal utama seperti Tanjung Gerem dan Tanjung Sekong untuk LPG kemudian menyiapkan SPBU Siaga sepanjang jalur mudik dari Jakarta ke Merak, motoris, SPBU Kantong dan SPBU Modular yang pada prinsipnya mempersiapkan baik dari sarana fasilitas juga orang-orangnya terutama Awak Mobil Tangki (AMT) juga ditambah agar tidak terlalu lelah sehingga keamanan tetap terjaga serta operator SPBU  dipersiapkan," ujarnya.

Fanda menerangkan, jika dilihat dari historikal sebelumnya maupun antisipasi di tahun 2024 ini akan terjadi kenaikan khususnya untuk produk-produk gasoline, dimana Pertamax dan Pertalite akan sangat banyak dikonsumsi sehingga meningkat 5% - 7%.

"Kemudian puncaknya, diperkirakan akan terjadi pada H-4 tanggal 6 April 2024 dan kemungkinan akan meningkat hingga 23% untuk Gasoil, dikarenakan pada H-7 Hari Raya Idul Fitri akan ada pembatasan operasional kendaraan berat yang mengkonsumsi gasoil atau solar," terangnya.

Menurutnya, diperkirakan akan ada penurunan kebutuhan, namun tetap disediakan. Sedangkan tren pada umumnya, konsumsi LPG PSO pada saat perayaan Idul Fitri menurun sementara kebutuhan LPG Non PSO akan meningkat.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya menuturkan bahwa mudik merupakan ritual tahunan dan dirinya berharap bagi pemudik agar mempersiapkan kendaraannya seprima mungkin. 

“Untuk kesiapan kendaraan, Pertamina menyediakan oli Enduro dan Fastron, bilamana pengendara kelelahan atau mengantuk dapat beristirahat di Serambi My Pertamina yang telah disiapkan di beberapa tempat rest area," tutur Maya Kusmaya.

Selain itu, tambah Maya, di rest area ada juga kursi pijat, klinik untuk pemeriksaan kesehatan ringan, sofa untuk beristirahat dan tempat bermain anak. Dan pastikan selalu menggunakan My Pertamina dalam bertransaksi karena prosesnya cepat dan banyak promo - promo menarik yang sangat menguntungkan.

Maya menyampaikan, Pertamina memperkirakan ada 11 titik rawan kemacetan di wilayah Sales Area Banten diantaranya, jalur Merak - Cilegon, jalur Pabuaran - Serang, jalur Baros - Serang, jalur Carita - Pandeglang, 

Kemudian jalur Pasar Kemis - Tangerang, jalur Tol Jakarta - Merak KM 95 dan jalur Tol Jakarta - Merak KM 87, jalur Anyer - Serang, jalur Cikokol - Tangerang, jalur Tol Jakarta - Merak KM 31 dan jalur Tol Jakarta - Merak.

"Untuk mengantisipasi hal tersebut Pertamina telah menyediakan 18 SPBU Siaga, 98 titik Pertashop, 3 titik Modular, 8 titik Pertamina Delivery Service (PDS)/Motoris Siaga, 11 unit Mobile Storage (SPBU Kantong), 1 titik Serambi My Pertamina dan 258 Agen LPG PSO serta 38 Agen LPG NPSO," tuturnya.

Hal senada juga dikatakan, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Petrus Ginting mengungkapkan secara umum stock maupun penyaluran BBM dan LPG dalam kondisi aman dan lancar.

"Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakst pada RAFI 2024," ungkap Irto.

Pertamina juga menghimbau agar para pengemudi kendaraan selalu berhati - hati dalam mengendarai kendaraannya, jaga jarak aman berkendara dan selalu patuhi rambu - rambu lalu lintas.

"Apabila membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina serta subsidi tepat ataupun pengaduan lainnya, dapat menghubungi Pertamina Call Center 135," pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental