Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan

Sabtu, 17 Jan 2026 14:29
    Bagikan  
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Dok.PLN

Petugas PLN bersama mitra kerja berfoto di GITET 500 kV Mandirancan, Kabupaten Kuningan, usai merampungkan penggantian Trafo IBT-1 500/150 kV untuk memastikan keandalan pasokan listrik sistem Jawa-Bali.

RINGKASNEWS.ID - PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik sistem Jawa-Bali tetap terjaga melalui penggantian trafo Inter Bus Transformer (IBT)-1 500/150 kV berkapasitas 500 MVA di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Mandirancan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Pekerjaan tersebut dilakukan menyusul hasil pengujian yang menunjukkan kondisi kurang optimal pada IBT-1 fasa T. Meski bertepatan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru, PLN memutuskan tetap melaksanakan pekerjaan demi menjaga stabilitas sistem kelistrikan.

Manager PLN UPT Cirebon Andi Setiawan mengatakan, penggantian trafo menjadi langkah penting untuk mencegah potensi gangguan yang lebih luas pada sistem Jawa-Bali.

“Listrik merupakan urat nadi aktivitas masyarakat dan industri. Karena itu, ketika ada indikasi gangguan, kami harus bergerak cepat meskipun di tengah masa libur,” ujar Andi dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).

Proses penggantian trafo dimulai sejak 17 Desember 2025 dan melibatkan personel dari berbagai unit, mulai dari PLN UIT Jawa Bagian Tengah, PLN UPT Cirebon, PLN ULTG Cirebon, hingga PLN Pusertif, serta didukung tim High Voltage Test dari PLN UIT Jawa Bagian Barat. Seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung selama sekitar 25 hari.

Menurut Andi, tantangan utama dalam pekerjaan ini adalah proses mobilisasi trafo pengganti yang memiliki bobot ratusan ton. Trafo tersebut didatangkan dari GITET Bekasi melalui jalur laut sebelum diangkut menuju lokasi menggunakan kendaraan multi-axle dengan pengaturan logistik yang ketat.

“Mobilisasi trafo membutuhkan perencanaan matang, mulai dari jalur pengiriman hingga pengaturan waktu, agar pekerjaan berjalan aman dan tidak mengganggu lingkungan sekitar,” kata dia.

Setibanya di lokasi, tim PLN melakukan penggantian Trafo IBT-1 fasa T serta penggantian material transmisi utama untuk memastikan seluruh peralatan pendukung berada dalam kondisi optimal. Pekerjaan dilanjutkan dengan pengujian tegangan tinggi atau High Voltage Test pada fasa R dan S menggunakan peralatan khusus.

Andi menambahkan, sebelum trafo dioperasikan, PLN Pusertif melakukan proses komisioning secara menyeluruh guna memastikan seluruh pekerjaan telah memenuhi standar keselamatan dan keandalan.

“Kami memastikan seluruh tahapan, mulai dari penggantian hingga pengujian akhir, dilakukan sesuai standar nasional dan internasional sebelum trafo kembali dialiri tegangan,” ucapnya.

Seluruh pekerjaan dinyatakan rampung pada 11 Januari 2026. Dengan selesainya penggantian trafo tersebut, GITET Mandirancan kembali beroperasi normal dan berperan penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan industri di wilayah Jawa-Bali.

Keberhasilan ini, menurut Andi, merupakan hasil sinergi antarunit PLN dan dukungan mitra kerja yang bekerja selama 24 jam non-stop.

“Ini adalah bentuk komitmen PLN untuk terus menjaga keandalan listrik. Dalam kondisi apa pun, kami berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pasokan listrik yang andal,” pungkas Andi.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi