Pelatihan di Bogor Dorong Peran UMKM dan Petani dalam Penyediaan Pangan Bergizi

Kamis, 5 Jun 2025 15:16
    Bagikan  
Pelatihan di Bogor Dorong Peran UMKM dan Petani dalam Penyediaan Pangan Bergizi
Ist

Peserta mengikuti sesi pemaparan materi dalam kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat di Bogor.

RINGKASNEWS.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) selama dua hari di Hotel Royal Bogor pada 3–4 Juni 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran pelaku usaha lokal, UMKM, dan kelompok tani dalam mendukung penyediaan bahan pangan bergizi untuk masyarakat.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan terhadap program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam program ini, pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi dengan kelompok masyarakat, terutama pelaku usaha yang berperan langsung dalam rantai penyediaan makanan.

Mewakili Badan Gizi Nasional, Rima Nurisa Brahmani mengatakan bahwa pemenuhan gizi masyarakat tidak hanya ditopang oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari masyarakat di tingkat daerah.

“Negara memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan generasi yang sehat dan cerdas. Program ini memastikan anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui memperoleh asupan bergizi yang seimbang,” ujar Rima.

Ia menambahkan, keterlibatan kelompok tani dan UMKM di wilayah Bogor menjadi kunci dalam menjaga kualitas dan ketersediaan bahan pangan yang digunakan dalam program.

Sementara itu, Haryono, C.STMI, CBCP, mengingatkan pentingnya pemahaman gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pola makan bergizi tidak selalu berarti mahal.

“Gizi yang baik adalah fondasi generasi produktif. Makanan bergizi itu sederhana, cukup dengan porsi seimbang antara karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Tidak harus bergantung pada satu jenis makanan,” ujarnya.

Dalam sesi materi lainnya, ahli gizi Dea Tiany Violeta memperkenalkan konsep Isi Piringku sebagai panduan pola makan yang lebih relevan dibandingkan pola lama 4 Sehat 5 Sempurna.

“Konsep ini membantu masyarakat memahami proporsi makanan yang ideal dalam satu kali makan. Dengan kebiasaan ini, kita bisa membentuk generasi yang lebih sehat dan berdaya saing,” katanya.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya dibekali wawasan mengenai gizi, tetapi juga didorong untuk berperan dalam rantai penyediaan pangan bergizi di daerahnya masing-masing.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan akses pangan bergizi yang berkelanjutan di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KAI Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Cipunegara
Kabar bagi UMKM, Tarif PPh Final 0,5 Persen Tetap Berlaku dengan Aturan Baru
Gempur Rokok Ilegal: Kenali Cirinya, Hindari Peredarannya
Urus KIR Tak Perlu Antre Lama, Dishub Kota Cirebon Siapkan Layanan Online
Tiga Kanwil DJP di Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp54 Miliar
PGN Perluas Penggunaan Gas Bumi di Cirebon, Targetkan 3.008 Sambungan Baru
Santika Ajak Anak-Anak Mengenal Dunia Perhotelan Lewat GM For A Day 2026
Motor yang Sempat Hilang Akibat Dicuri Kembali ke Tangan Pemiliknya
Festival Kepatihan 2 Angkat Sejarah Lokal dan Potensi Budaya Pekalipan
Diduga Ada Penyalahgunaan BBM Subsidi di SPBU Kesambi Cirebon
Kodim 0614/Kota Cirebon Libatkan Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana
DPR RI dan KAI Bahas Rencana Flyover dan Underpass di Kawasan Krucuk Kota Cirebon
Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Pelanggan Baru Berpeluang Dapat Renovasi Dapur
IPB University dan UNU Cirebon Kenalkan Teknologi Swarm Aerator untuk Budidaya Perikanan
Fakhira Alyssa Quinn Borong Penghargaan di Acara Kelulusan SDN Sadagori 1
Di Usia ke-599 Tahun, Cirebon Siap Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
DEN Nilai Cirebon Power Layak Jadi Contoh Pengelolaan PLTU di Indonesia
SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal Bersama Instansi dan Insan Media
Tiga Jukir dan 51 Kendaraan Terjaring Razia Parkir Liar di Depan CSB Mall
Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII