Sosialisasi Program MBG di Desa Cibunarjaya Sukabumi, Warga Sambut Positif

Jumat, 21 Feb 2025 20:22
    Bagikan  
Sosialisasi Program MBG di Desa Cibunarjaya Sukabumi, Warga Sambut Positif
Ist

Warga Desa Cibunarjaya Mengikuti Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar oleh DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN).

RINGKASNEWS.ID - Warga Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar mengikuti sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar oleh DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 19 Februari 2025, di Graha Hasim, Kampung Gobang.

Acara ini dihadiri lebih dari 300 peserta dan berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.30 WIB. 

Hadir dalam acara ini Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hasim Adnan, serta Tenaga Ahli BGN Dedi Suprijadi. 

Program MBG merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk meningkatkan gizi masyarakat dan mengurangi angka stunting. 

Zainul Munasichin menekankan bahwa program ini bukan hanya menyediakan makanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi. 

“Program MBG bukan hanya memberi ikan, tetapi juga kail dan umpannya. Ini adalah ekosistem yang lengkap,” ujarnya. 

Berdasarkan data BGN per 22 Januari 2025, sebanyak 245 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG telah terbentuk di 38 provinsi. 

“Ke depan, BGN menargetkan 30.000 dapur MBG di seluruh Indonesia, masing-masing menyerap sekitar 50 tenaga kerja,” jelas Zainul. 

Sukabumi menjadi daerah percontohan program ini dan telah menjalankannya selama satu tahun. “Saya bangga karena pilot project dapur gratis ini ada di Warungkiara, Sukabumi, dengan dana pribadi dari Pak Prabowo,” ungkapnya. 

Dari lima dapur MBG yang didirikan, Warungkiara dinilai paling sukses karena mampu meningkatkan perekonomian lokal. Misalnya, penjualan kangkung meningkat dari 20 menjadi 100 ikat per hari. 

SPPG juga memastikan standar kebersihan dan efisiensi pengelolaan dapur. Pada April 2025, ditargetkan 3 juta anak menerima makanan bergizi, meningkat menjadi 15 juta anak pada Agustus, dan lebih banyak lagi hingga akhir tahun. 

Zainul menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam program ini. “Jika masyarakat dan petani tidak siap, perusahaan besar yang akan masuk, dan dampak ekonomi lokal tidak akan terasa,” tegasnya. 

Sebagai penutup, ia menekankan perlunya pendampingan bagi yayasan yang mengelola dapur MBG agar administrasi berjalan baik. “Anggota dewan harus mendampingi yayasan agar program ini sukses,” pungkasnya. (Rls)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hari Jadi Cirebon ke-599 Hadirkan Agenda Budaya, UMKM, hingga Porsenitas XIII
Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Warung di Arjawinangun, Satu Orang Tewas
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper Kereta di Mundu Cirebon
DJP Rilis PP 20 Tahun 2026, Ini Perubahan untuk Pajak UMKM
Ada Diskon Tiket Kereta di Songlist Festival Cirebon, Ini Syaratnya
Akusospol Ingatkan Pejabat Publik Tak Berlindung di Balik Urusan Pribadi
Hotel Santika Cirebon Hadirkan Heritage Week 2026 untuk Angkat Budaya Lokal
Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Curanmor dan Penadahan Antarprovinsi
Kota Cirebon Sabet Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri
Kodim 0614/Kota Cirebon Perkenalkan Kompi Produksi ke Mahasiswa Pertanian UGJ
Stasiun Cirebon Masuk Usia 114 Tahun, Layanan Penumpang Terus Naik
SMSI Kota Cirebon dan BI Bahas Peran Media dalam Informasi Ekonomi
Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi