Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, Program MBG Buka Peluang Usaha Warga

Rabu, 15 Oct 2025 09:21
    Bagikan  
Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, Program MBG Buka Peluang Usaha Warga
Ist

Para peserta berfoto bersama usai kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Yatim Sukabumi, Cianjur, Senin (13/10).

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden terpilih Prabowo Subianto terus digulirkan ke berbagai daerah. Melalui kerja sama antara DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN), program ini tak hanya menekankan pentingnya asupan gizi bagi anak-anak, tetapi juga membuka peluang ekonomi di tingkat lokal.

Salah satu kegiatan sosialisasi program MBG digelar di Pondok Pesantren Yatim Sukabumi, Senin (13/10). Ratusan peserta dari berbagai kalangan hadir dalam acara tersebut, termasuk Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, DPC Perempuan Bangsa Cianjur Gina Sonia, serta Tenaga Ahli Prokerma BGN Ade Tias Maulana.

Neng Eem menegaskan bahwa keberhasilan program MBG menjadi bagian penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan SDM unggul adalah kunci kemajuan bangsa. Melalui program Makan Bergizi Gratis, pemerintah ingin memastikan setiap anak Indonesia mendapat gizi seimbang sejak dini,” ujar Neng Eem.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Ada efek domino yang akan muncul dari program ini, mulai dari perputaran uang di daerah hingga peningkatan kesejahteraan warga,” kata Neng Eem.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendidikan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program.

Sementara itu, Ade Tias Maulana dari BGN menjelaskan, program MBG juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, terutama di sektor penyediaan makanan sehat.

“Kami mendorong pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur BGN di tiap daerah. Nantinya, dapur ini akan menjadi pusat penyedia makanan bergizi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat,” jelas Ade.

Ade juga mencontohkan Jepang sebagai negara yang berhasil membangun SDM unggul lewat kebijakan makan bergizi di sekolah.

“Generasi Jepang bisa unggul karena sejak lama mereka menerapkan kebijakan serupa. Indonesia juga bisa mencapai itu jika kita konsisten menjalankan program ini,” ujarnya.

Kegiatan di Cianjur ditutup dengan ajakan bersama untuk mendukung keberhasilan program MBG sebagai langkah nyata melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif—pondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Oknum Ketua Puskesos Galagamba Diduga Pungli Cetak Kartu BPJS
Dugaan Kekerasan Seksual Siswi SMA di Dukupuntang Cirebon, Keluarga Minta Polisi Segera Proses Kasus
KLB Campak di Kota Cirebon, DPRD Desak Respons Cepat Pemerintah
Sejumlah Pejabat Lapas Narkotika Cirebon Berganti, Ini Tujuannya
Berulang Kali Ditertibkan, Parkir Liar di Kota Cirebon Masih Saja Membandel
Bukan Sekadar Tradisi, Halalbihalal Urang Sumedang di Cirebon Jadi Penguat Kebersamaan
Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Beban Masyarakat Kembali Bertambah
Warga Masih Kerap Beraktivitas di Rel, KAI Ingatkan Soal Keselamatan
Warga Suranenggala Cirebon Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Tepi Laut
Tak Ada Ampun, Pelanggaran HP dan Narkoba di Lapas Cirebon Diancam Sanksi Pidana
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Terseret Kasus Tambang Nikel
Triwulan I 2026, Penumpang Kereta di Cirebon Tembus 1 Juta
Isu Anak Terjatuh dari Lantai 3 di Mal Cirebon Dibantah Polisi
OJK Longgarkan Aturan SLIK untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
Kejari Kota Cirebon Tetapkan Tiga Pimpinan BPR sebagai Tersangka
KAI Daop 3 Cirebon: Jangan Mudah Percaya Info Rekrutmen di Media Sosial
Jembatan Rel Kuno Dibongkar, DPRD Kota Cirebon Soroti Prosedur dan Nilai Sejarah
Transisi Energi Dinilai Belum Adil, Warga di Tiga Daerah Soroti Minimnya Keterlibatan
Banyak WP Terdaftar di Luar Daerah, DJP dan Pemkab Indramayu Cari Jalan Keluar
Dibubarkan Warga, Dua Pelajar di Cirebon Terjatuh Saat Kabur, Polisi: Bukan Tawuran
RINGKAS RADIO NET