Hasil Operasi Pekat Lodaya, Polres Cirebon Kota Hancurkan 8.186 Botol Miras

Jumat, 20 Dec 2024 14:07
    Bagikan  
Hasil Operasi Pekat Lodaya, Polres Cirebon Kota Hancurkan 8.186 Botol Miras
Ist

Pemusnahan Miras di Halaman Belakang Balai Kota Cirebon, Jumat (20/12).

RINGKASNEWS.ID - Sebagai langkah preventif menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Polres Cirebon Kota memusnahkan sebanyak 8.186 botol minuman keras (miras) pada Jumat (20/12/2024). 

Kegiatan ini berlangsung di halaman belakang Balai Kota Cirebon dan dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Muhammad Rano Hadiyanto.

Didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP Juntar Hutasoit, Kapolres menegaskan bahwa pemusnahan ini adalah bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. 

Menurutnya, ribuan botol miras tersebut merupakan hasil sitaan Operasi Pekat Lodaya 2024 dan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Langkah ini bertujuan mencegah penyalahgunaan dan peredaran miras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminal,” ujar AKBP Rano.

AKP Juntar Hutasoit menambahkan, miras sering menjadi akar berbagai gangguan keamanan. Oleh karena itu, pihak kepolisian berupaya membatasi ruang gerak peredaran miras guna menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk unsur Forkopimda Kota Cirebon, pejabat utama Polres Cirebon Kota, Kapolsek jajaran, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon. 

Dalam momentum ini, Kapolres mengajak seluruh masyarakat berperan aktif menjaga keamanan. 

“Mari kita wujudkan suasana yang aman dan nyaman agar perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung tanpa gangguan,” imbau Rano.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kini Ada Shuttle dari Stasiun Cirebon ke Kuningan, Tarifnya Rp50 Ribu
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa