Cegah Vandalisme, KAI Gencarkan Patroli dan Edukasi ke Masyarakat

Senin, 2 Jun 2025 18:23
    Bagikan  
Cegah Vandalisme, KAI Gencarkan Patroli dan Edukasi ke Masyarakat
Humas KAI

Petugas KAI Daop 3 Cirebon memberikan imbauan kepada sekelompok remaja yang kedapatan berada di dekat jalur rel kereta api.

RINGKASNEWS.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aksi vandalisme terhadap sarana dan prasarana kereta api. 

Tindakan seperti melempar batu ke kereta yang melintas, mencoret fasilitas umum, hingga meletakkan benda di atas rel dinilai sangat membahayakan dan berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan.

“Vandalisme bukan sekadar merusak, tapi juga bisa mengancam keselamatan penumpang dan petugas. Kami mengecam keras segala bentuk tindakan ini dan tidak segan menindak pelakunya sesuai hukum yang berlaku,” ujar Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Senin (2/6/2025).

Menurut data KAI, sepanjang Januari hingga Mei 2025, tercatat empat kasus pelemparan batu ke rangkaian KA dan dua kasus sabotase berupa peletakan benda asing seperti batu dan kayu di atas rel. Akibatnya, beberapa kereta mengalami kerusakan seperti kaca retak hingga pecah.

“Beruntung tidak ada korban jiwa, tetapi potensi bahayanya sangat besar. Ini bukan perkara sepele,” kata Muhibbuddin.

KAI menegaskan bahwa tindakan vandalisme terhadap fasilitas perkeretaapian merupakan tindak pidana serius. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 194, disebutkan bahwa sabotase terhadap sarana transportasi umum dapat diancam hukuman hingga 15 tahun penjara.

Bila sampai menimbulkan korban jiwa, pelaku bisa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Selain KUHP, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian juga melarang keras segala bentuk perusakan terhadap sarana dan prasarana kereta api.

“Meski dilakukan dengan alasan iseng atau coba-coba, tetap saja berbahaya. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan saling mengingatkan,” ucap Muhibbuddin.

Sebagai langkah preventif, KAI rutin menggelar patroli di sepanjang jalur rel, memasang kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis, serta melakukan sosialisasi ke sekolah dan komunitas sekitar rel. 

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan perjalanan kereta.

Selain itu, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KAI turut memberikan dukungan bagi warga yang tinggal di sekitar rel, sebagai bagian dari upaya membangun hubungan harmonis sekaligus menjaga lingkungan perkeretaapian tetap aman.

Muhibbuddin menambahkan, KAI juga terus bersinergi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait dalam penanganan kasus-kasus vandalisme.

“Kami harap masyarakat bisa lebih aktif. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan di sekitar rel atau stasiun, jangan ragu untuk melapor. Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa wujudkan perjalanan kereta api yang aman dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan
Mayat Pria Ditemukan di Selokan Mundu, Warga Sempat Cium Bau Menyengat
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon
PMK 28/2026 Terbit, Pengembalian Pajak Kini Lebih Cepat
KAI Daop 3 Cirebon Catat 35 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Mei
KAI Cirebon Isi Hari Buruh dengan Santunan, Penghijauan, dan Edukasi
KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Pengguna Jalan di Jatibarang Segera Nikmati Underpass yang Lebih Nyaman
Motor Curian Terlacak GPS di Cirebon, Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Polisi
OJK Cirebon Catat Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, 15 Meninggal dan 76 Terluka
Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah KA di Wilayah Cirebon Terlambat dan Dibatalkan
Di Balik Penghargaan untuk OJK Cirebon, Ada Upaya Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Cirebon Salurkan Gerobak Usaha untuk Warga
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat
Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon