Festival Ramadan 2025 di Indramayu: Kolaborasi BI Cirebon dan Pemkab Indramayu Majukan Ekonomi Syariah

Minggu, 16 Mar 2025 15:38
    Bagikan  
Festival Ramadan 2025 di Indramayu: Kolaborasi BI Cirebon dan Pemkab Indramayu Majukan Ekonomi Syariah
Ist

Gandeng Pemkab Indramayu, BI Cirebon Hadirkan Festival Ramadan 2025 untuk Perkuat Ekonomi Syariah.

RINGKASNEWS.ID - Bank Indonesia (BI) Cirebon bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Festival Ramadan 2025 sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan).

Festival yang mengusung tema Ramadan Reang: Harmoni Religi dalam Menumbuhkan Semangat Ekonomi Syariah ini menggabungkan kegiatan keagamaan, ekonomi kreatif, dan kebersamaan.

Acara berlangsung pada 14–22 Maret 2025 di Masjid Agung dan Alun-Alun Indramayu, dengan partisipasi 43 UMKM yang bergerak di sektor fesyen, kriya, kuliner, makanan & minuman, serta kecantikan.

Kepala Perwakilan BI Cirebon, Jajang Hermawan, menyampaikan bahwa pengembangan industri halal di Indonesia, khususnya dalam sektor fesyen, makanan, dan pariwisata, memiliki potensi besar dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

"Bank Indonesia secara rutin menyelenggarakan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di kawasan Jawa sebagai bagian dari rangkaian Road to Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)," ujar Jajang pada Sabtu (15/3).

Selain menjadi wadah pengembangan ekonomi syariah di Ciayumajakuning, berbagai perlombaan yang diselenggarakan dalam festival ini juga diharapkan dapat menjadi ajang promosi di tingkat nasional dan internasional.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang hadir dan membuka festival, menyampaikan apresiasinya kepada BI Cirebon karena telah memilih Indramayu sebagai tuan rumah Road to Festival Sharia Jawa untuk wilayah Ciayumajakuning.

"Kesempatan ini merupakan suatu kehormatan bagi Indramayu dan menjadi bukti nyata sinergi antara program unggulan Bank Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Lucky Hakim.

Ia berharap Festival Ramadan 2025 dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mempererat ukhuwah serta memperkuat ekonomi syariah yang inklusif di kawasan Ciayumajakuning.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Forkopimda, instansi vertikal, serta perwakilan dari berbagai daerah.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi