Doa Keselamatan Warnai Tradisi Apeman Keraton Kasepuhan Cirebon

Sabtu, 1 Aug 2026 18:36
    Bagikan  
Doa Keselamatan Warnai Tradisi Apeman Keraton Kasepuhan Cirebon
Ist

Tradisi Apeman di Keraton Kasepuhan Cirebon diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan permohonan keselamatan menjelang rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

RINGKASNEWS.ID - Doa bersama menjadi inti pelaksanaan tradisi Apeman yang digelar Keraton Kasepuhan Cirebon di Langgar Alit, Sabtu (1/8/2026). Tradisi yang diikuti keluarga besar keraton dan masyarakat itu kembali dilaksanakan sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan keselamatan kepada Allah SWT.

Bagi masyarakat Cirebon, Apeman bukan sekadar tradisi yang diwariskan turun-temurun. Prosesi tersebut menjadi pengingat pentingnya memanjatkan doa dan memperkuat kepedulian sosial, terutama saat memasuki bulan Safar.

Patih Sepuh Keraton Kasepuhan, Pangeran Gumelar, mengatakan doa bersama yang dipimpin Kiai Jumhur menjadi bagian utama dalam tradisi Apeman. Menurutnya, seluruh jamaah memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari berbagai musibah.

"Melalui doa bersama yang dipimpin Kiai Jumhur, kita memohon perlindungan kepada Allah SWT agar terhindar dari segala bala dan marabahaya. Ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual masyarakat," kata Pangeran Gumelar.

Ia menjelaskan, Apeman sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Keraton Kasepuhan. Sebelumnya telah dilaksanakan Buka Semikan pada 5 Safar, kemudian akan dilanjutkan dengan Rebo Wekasan, Gebuwan, hingga Siraman Panjang.

Tradisi Rebo Wekasan dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026 dan diisi dengan pembagian sedekah kepada masyarakat. Sementara Gebuwan dilakukan dengan melabur dinding sejumlah bangunan bersejarah menggunakan tanah merah sebagai simbol penyucian dan pelestarian.

Adapun puncak rangkaian Maulid akan berlangsung pada 12 Mulud atau 26 Agustus 2026 melalui prosesi Siraman Panjang. Dalam ritual tersebut, pusaka-pusaka peninggalan Sunan Gunung Jati dibersihkan dan diarak sebagai bagian dari tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Pangeran Gumelar menuturkan, seluruh rangkaian tradisi itu diharapkan tetap menjadi pengikat hubungan masyarakat dengan nilai-nilai agama dan budaya yang diwariskan para leluhur.

"Alhamdulillah, tahun ini Keraton Kasepuhan Cirebon kembali melaksanakan tradisi-tradisi yang menjadi rangkaian peringatan Maulid Nabi. Apeman menjadi salah satu pembuka dari seluruh rangkaian tersebut," tuturnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Doa Keselamatan Warnai Tradisi Apeman Keraton Kasepuhan Cirebon
Ditemukan Meninggal di Pabrik Harjamukti, Polisi Sebut Korban Diduga Punya Riwayat Penyakit
Mau Magang di KAI? Daop 3 Cirebon Kini Layani Pengajuan Lewat InternHub
Kapolres Ciko Baru Dapat Titipan PR dari DPRD, Berantas Narkoba hingga Kejahatan Jalanan
Perumda Pasar Cirebon Kejar Pendapatan Rp13 Miliar, Kontrak Parkir GTC Belum Diperpanjang
AKBP Bimantoro Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Eko Iskandar sebagai Kapolres Cirebon Kota
Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut