Pengering Payung di Stasiun Cirebon, Solusi Praktis di Musim Hujan

Rabu, 25 Dec 2024 15:27
    Bagikan  
Pengering Payung di Stasiun Cirebon, Solusi Praktis di Musim Hujan
Ist

KAI Daop 3 Cirebon Hadirkan Pengering Payung di Stasiun.

RINGKASNEWS.ID - KAI Daop 3 Cirebon meluncurkan inovasi berupa fasilitas pengering payung di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan. Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pelanggan selama musim hujan.

Menurut Manager Humas Daop 3 Cirebon, Rokhmad Makin Zainul, alat pengering payung ini mudah digunakan. Pelanggan hanya perlu memasukkan payung basah ke alat, dan lapisan microfiber akan menyerap air. Selain menjaga lantai stasiun tetap kering dan aman, fasilitas ini juga tidak merusak struktur payung.

“Kami berkomitmen memberikan layanan prima kepada pelanggan, termasuk menghadirkan solusi praktis untuk musim hujan,” ungkap Rokhmad, Rabu (25/12).

KAI Rayakan Natal Bersama Pelanggan

Pada Hari Natal, Daop 3 Cirebon menyelenggarakan program "Sapa Pelanggan" dengan menghadirkan badut di Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan. 

"Anak-anak yang bepergian juga mendapat souvenir berupa susu, tumbler, dan alat tulis. Program ini menjadi bentuk apresiasi dan loyalty program untuk meningkatkan kepuasan pelanggan," ucapnya.

Pantauan Tiket Masa Nataru

Selama masa posko libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, tercatat 88.499 penumpang telah menggunakan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 3 Cirebon. Hingga saat ini, sebanyak 25% dari 78.408 tiket yang tersedia telah terjual.

"KAI mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket melalui layanan pembelian yang telah dibuka 45 hari sebelum jadwal keberangkatan," cetus Rokhmad.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen