DJP Jabar II Catat Realisasi Pajak Capai Rp17,09 Triliun

Rabu, 2 Jul 2025 06:38
    Bagikan  
DJP Jabar II Catat Realisasi Pajak Capai Rp17,09 Triliun
Humas DJP Jabar II

Kanwil DJP Jawa Barat II bersama jajaran Kementerian Keuangan wilayah Jawa Barat memaparkan kinerja APBN Regional hingga 31 Mei 2025.

RINGKASNEWS.ID - Perekonomian Jawa Barat tetap tumbuh stabil di tengah ketidakpastian global. Sepanjang triwulan I-2025, pertumbuhan ekonomi tercatat 4,98 persen (yoy), dengan inflasi Mei 2025 terkendali di angka 1,47 persen.

Stabilitas ini turut ditopang kinerja fiskal yang adaptif. Hingga 31 Mei 2025, pendapatan negara di Jawa Barat mencapai Rp56,16 triliun atau 34,63 persen dari target. Belanja negara tercatat Rp44,37 triliun atau 37,59 persen pagu, menghasilkan surplus regional Rp11,79 triliun.

“APBN dikelola secara hati-hati namun tetap ekspansif untuk menjaga daya beli dan mendukung program prioritas,” kata Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Jawa Barat II, Henny Suatri Suardi, di Bandung, Selasa (1/7/2025).

Menurutnya, penerimaan pajak di wilayah Kanwil DJP Jabar II tumbuh 10,2 persen, dengan realisasi Rp17,09 triliun (35 persen dari target). PPN Impor tumbuh 24 persen, PPh Badan naik 15 persen, dan PPh Impor melonjak 47,3 persen.

Meski demikian, Bea Masuk turun 40,90 persen akibat penurunan impor sejumlah industri otomotif dan fasilitas FTA. Penerimaan PBB juga terkontraksi 34,14 persen akibat perubahan pencatatan pada perusahaan besar.

Sementara itu, penyaluran kredit usaha rakyat terus didorong. KUR disalurkan sebesar Rp11,55 triliun kepada 217.870 debitur, sedangkan kredit UMi tersalur Rp349,09 miliar untuk 72.310 debitur.

"Pemerintah terus mendorong pertumbuhan inklusif melalui belanja negara dan insentif fiskal. Masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh soal perpajakan dapat mengakses layanan penyuluhan di KPP terdekat," pungkas Henny.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan
Aktivitas Stockpile Batubara dan Cangkang Sawit di Pelabuhan Cirebon Diprotes Warga
Waspada Vape Narkotika, BNN Bongkar Jaringan Internasional di Jakarta
Banjir Kiriman dan Hujan Deras, Cirebon Kembali Dikepung Banjir
Pelaporan SPT via Coretax Melonjak di Awal 2026, Tembus 8.160
Mata Sepet di Jalanan, Keluhan Sehari-hari Pengemudi Ojol
Warga Tewas Ditemukan di Parit Jalan Yos Sudarso, Kondisi Trotoar dan Penerangan Jadi Sorotan
Awal Tahun 2026, Personel Polres Cirebon Kota Terima Kenaikan Pangkat
Danantara Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Pastikan Listrik Tersambung ke Hunian dan Fasum