DJP Jawa Barat II dan Pemda Cirebon Kerjasama untuk Tingkatkan Pendapatan Pajak

Rabu, 10 Jul 2024 08:50
    Bagikan  
DJP Jawa Barat II dan Pemda Cirebon Kerjasama untuk Tingkatkan Pendapatan Pajak
Ist

Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya dan Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II, Harry Gumelar bahas koordinasi lanjutan terkait penggalian potensi pajak.

RINGKASNEWS.ID - Dalam penggalian potensi pajak serta kerjasama pertukaran data Instansi Pemerintah, Lembaga, Asosiasi, dan Pihak lain (ILAP). Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat II bersama Kepala Kantor Pelayanan Pajak Cirebon II dan Pemda Cirebon mengadakan koordinasi lanjutan. 

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II, Harry Gumelar menyampaikan, pada 21 April 2021, Direktorat Jenderal Pajak melalui Kanwil DJP Jawa Barat II telah melaksanakan perjanjian kerjasama tripartit.

"Kerjasama itu, antara DJP, DJPK, dan Pemda Kabupaten Cirebon tentang optimalisasi pemungutan pajak pusat dan pajak daerah di Kabupaten Cirebon," ujar Harry dalam keterangan resminya, Selasa (9/7/2024).

Pihaknya mengungkapkan bahwa nantinya akan ada sistem baru yang disebut Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP). Melalui sistem ini, akan dibuat portal untuk Pemda dalam penyampaian data kepada DJP.

“Sistem perpajakan ini akan mempermudah Pemda dalam menyampaikan data kepada DJP. Dengan kemudahan tersebut, diharapkan basis data perpajakan akan menjadi lebih optimal sehingga dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien,” ucapnya.

Harry Gumelar berharap kerja sama ini dapat mengoptimalkan pemungutan pajak yang menjadi kewenangan masing-masing pihak, baik penerimaan pajak pusat maupun daerah.

“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan sinergi dalam upaya peningkatan pendapatan pajak dari masing-masing pihak,” tandasnya. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi