Antisipasi Lonjakan Pemudik, Herman Khaeron Dorong Inovasi Transportasi

Rabu, 19 Mar 2025 12:08
    Bagikan  
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Herman Khaeron Dorong Inovasi Transportasi
Ist

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron Minta Evaluasi Contraflow dan Perluasan Fasilitas Mudik.

RINGKASNEWS.ID - Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2025, Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, mengajukan sejumlah strategi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan kenyamanan pemudik. 

Ia memperkirakan lonjakan kendaraan akan terjadi pada 28 Maret (H-3) dan 6 April (H+5), sehingga diperlukan langkah-langkah konkret agar perjalanan masyarakat lebih lancar.

Salah satu solusi yang ia usulkan adalah pemberian diskon tarif tol sebesar 20%. Namun, berbeda dari kebijakan sebelumnya yang hanya berlaku pada puncak arus mudik dan balik, Herman mengusulkan diskon ini diperluas ke hari-hari sebelum dan sesudahnya.

“Dengan skema ini, diharapkan arus kendaraan lebih merata dan tidak menumpuk di satu waktu tertentu,” ujarnya, dikutip dari dpr.go.id, Senin (17/3).

Selain insentif tarif tol, ia juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur. Herman mengapresiasi upaya Menteri Koordinator Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam memperkuat koordinasi antar-lembaga guna mengantisipasi jumlah pemudik yang diperkirakan lebih besar dibanding tahun lalu.

Antisipasi Kendaraan Kehabisan BBM

Permasalahan kendaraan yang kehabisan bahan bakar kerap menjadi faktor pemicu kemacetan. Untuk itu, Herman meminta PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan BBM tetap aman selama periode mudik. Ia juga mengusulkan penggunaan kendaraan roda dua sebagai armada pengiriman BBM ke titik-titik rawan macet.

“Jangan sampai kemacetan makin parah hanya karena pemudik kesulitan mendapatkan bahan bakar,” tegasnya.

Fasilitas Pendukung di Jalur Mudik

Selain kelancaran arus lalu lintas, Herman menyoroti pentingnya kenyamanan pemudik. Salah satu langkah yang ia dorong adalah penambahan toilet portabel di sepanjang jalur mudik, terutama di luar rest area utama. Tujuannya adalah mengurangi antrean panjang yang sering menjadi keluhan pemudik.

Ia juga mengingatkan perlunya evaluasi dalam penerapan sistem contraflow agar tidak menimbulkan kepadatan baru di titik keluar. “Jangan sampai contraflow justru memperparah kemacetan,” katanya.

Pengelolaan Exit Tol yang Lebih Baik

Sebagai tambahan, Herman menyoroti pentingnya optimalisasi pintu keluar tol untuk mencegah antrean panjang yang dapat menghambat lalu lintas di jalur utama. Ia mengajak semua pihak, termasuk petugas di lapangan, untuk lebih sigap dalam mengatur arus kendaraan di titik-titik strategis.

“Semua pihak harus bekerja sama agar pemudik bisa sampai ke tujuan dengan selamat dan lebih nyaman,” tutupnya.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026
Kios Bakso di Kota Cirebon Terbakar Saat Ganti Tabung Gas, Satu Karyawan Terluka
Wakil Ketua DPRD Minta Kader PMII Tak Apatis terhadap Persoalan Bangsa
Bukan Sekadar Reuni, Ikasmanda '93 Konsisten Gelar Donor Darah Selama 7 Tahun
Topeng Cirebon Bukan Sekadar Seni Pertunjukan, Simpan Nilai Filosofis dan Spiritual
Program Bedah Rumah Menyasar 22 Warga Greged dan Beber, Wakil Ketua DPRD Ikut Mengawal
Tinjau SDN 1 Rawaurip, Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Sekolah
Jenguk Suami di Rutan Cirebon, Perempuan Kedapatan Sembunyikan 103 Butir Tramadol dan Tembakau Sintetis
KAI Hadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Cipunegara
Kabar bagi UMKM, Tarif PPh Final 0,5 Persen Tetap Berlaku dengan Aturan Baru
Gempur Rokok Ilegal: Kenali Cirinya, Hindari Peredarannya
Urus KIR Tak Perlu Antre Lama, Dishub Kota Cirebon Siapkan Layanan Online
Tiga Kanwil DJP di Jawa Barat Sita 288 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp54 Miliar
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Jadikan Desa Ciawigajah Contoh Pengelolaan Sampah
PGN Perluas Penggunaan Gas Bumi di Cirebon, Targetkan 3.008 Sambungan Baru
Santika Ajak Anak-Anak Mengenal Dunia Perhotelan Lewat GM For A Day 2026
Motor yang Sempat Hilang Akibat Dicuri Kembali ke Tangan Pemiliknya