Modus Test Drive, Mobil Ditabrak ke Trotoar agar Pemilik Keluar lalu Dibawa Kabur

Selasa, 8 Jul 2025 07:23
    Bagikan  
Modus Test Drive, Mobil Ditabrak ke Trotoar agar Pemilik Keluar lalu Dibawa Kabur
Ist

Mobil Honda CR-V warna hitam dengan pelat nomor E 1059 CN ini dibawa kabur oleh pelaku saat test drive.

RINGKASNEWS.ID - Aksi pencurian mobil dengan modus test drive terjadi di Cirebon, Senin (7/7/2025). Pelaku berpura-pura sebagai calon pembeli dan menabrakkan mobil ke trotoar untuk mengelabui pemilik, lalu membawa kabur kendaraan saat korban turun.

Korban bernama Dhifan, warga Kota Cirebon, saat itu sedang menjual mobil Honda CR-V hitam bernomor polisi E 1059 CN lewat situs jual beli OLX. Ia dihubungi seseorang yang mengaku bernama Hamzah, berdomisili di Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Setelah sepakat bertemu di kafe Kamala kawasan Hotel Patra Cirebon, pelaku datang dengan membawa helm dan mengaku menggunakan ojek online.

“Ngakunya mau beli mobil untuk orang tuanya. Bahkan sempat telepon seseorang yang dia bilang ayahnya,” kata Dhifan saat dihubungi, Senin malam.

Sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku meminta test drive. Dhifan duduk di sebelah kiri, sementara pelaku mengemudi. Mobil baru berjalan beberapa meter, lalu sengaja ditabrakkan ke trotoar sebelah kiri.

Kaget dan mengira ada kerusakan, Dhifan langsung turun dari mobil untuk memeriksa bagian depan. Saat itulah pelaku tancap gas dan kabur ke arah Jalan Brigjen Dharsono.

“Saya sempat teriak minta tolong, tapi mobil langsung hilang dari pandangan, bahkan surat-suratnya juga ada di dalam mobil," ujarnya.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Cirebon Kota. Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim AKP Fajri Ameli Putra mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

“Belum ada laporan resmi, tapi unit Resmob sudah kami arahkan untuk cek di lapangan,” ujarnya singkat lewat pesan WhatsApp.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi