Kuliner Nusantara Hadir di Schwarzwaldstube Jerman Lewat Sentuhan Chef Degan

Jumat, 11 Jul 2025 20:55
    Bagikan  
Kuliner Nusantara Hadir di Schwarzwaldstube Jerman Lewat Sentuhan Chef Degan
Ist

Empat chef Indonesia berpose bersama jelang acara A Taste of Indonesia yang akan digelar di restoran Schwarzwaldstube, Jerman, Agustus 2025. Acara ini menjadi ajang promosi kuliner Nusantara di panggung internasional.

RINGKASNEWS.ID - Masakan Indonesia kembali tampil di panggung kuliner dunia. Kali ini, chef Degan Septoadji bersama dua juru masak Tanah Air lainnya, Setyo Widhyarto dan Norman Ismail, akan menghadirkan sajian khas Nusantara di restoran Schwarzwaldstube, Jerman yang menyandang tiga bintang Michelin.

Melalui program bertajuk A Taste of Indonesia, ketiganya akan tampil di Hotel Traube Tonbach, kawasan Black Forest, pada 5–9 Agustus 2025.

Rangkaian acara meliputi kelas memasak dan empat malam gala dinner pada 6–9 Agustus. Setiap malam, tamu akan disuguhi lima menu autentik Indonesia yang dipadukan dengan anggur lokal. Harga makan malam dibanderol €129 per orang.

“Kami sangat bangga bisa membawa kembali kekayaan rasa kuliner Indonesia ke Eropa, khususnya di restoran sekelas Schwarzwaldstube,” ujar Chef Degan dalam keterangan tertulis, Jumat (11/7/2025).

Chef Degan bukan nama baru di Schwarzwaldstube. Ia pernah bekerja di dapur restoran tersebut pada 2007, serta memimpin promosi masakan Indonesia di sana sepanjang 2014 hingga 2017.

Hotel Traube Tonbach sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner prestisius di Jerman. Hotel ini memiliki dua restoran berbintang Michelin, termasuk Schwarzwaldstube yang sejak lama jadi rujukan para pecinta kuliner.

Bagi yang berminat, reservasi untuk menikmati sajian istimewa ini dapat dilakukan melalui email ke [email protected] atau mengunjungi laman www.traube-tonbach.de.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reyharp & Balawan Project Bawa Jazz Indonesia Bersinar di Panggung Dunia
Operasi Gabungan Kodim 0614 dan Polri, Titik Rawan Kriminal dan Balap Liar Jadi Sasaran
Hari Anak Nasional, 43 Anak Jajal Jadi General Manager Hotel Selama Sehari
Lapas Narkotika Cirebon Terapkan PAS-KODE, Uang Tunai Tak Lagi Berlaku di Blok Hunian
Kuwu Gegesik Wetan Bantah Dugaan Penyimpangan Anggaran Ketahanan Pangan
Satpol PP Rantai 17 Motor Parkir Liar di Depan SMAK Penabur, Jukir Kabur Saat Razia
Jumlah Wisatawan Asing Naik Kereta di Daop 3 Cirebon Meningkat 13,8 Persen
Gunakan RT/RW untuk Data Potensi Pajak Kendaraan, Pengamat: Itu Cara Kolonial dan Intimidatif
Advokat Senior Rusdianto Dipercaya Nahkodai PD Pembangunan Kota Cirebon
Terungkap, Oknum PNS Bunuh Ibu Rumah Tangga di Jagapura Demi Perhiasan Emas
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Siswa SD Pahami Bahaya Bermain di Jalur Rel
Polresta Cirebon Bongkar 26 Kasus Narkoba dan Obat Keras, Tiga Pelakunya Residivis
Massa Desak Pemkot Cirebon Cabut Satgas Pajak, Prioritaskan Jalan dan Sampah
Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi