Kejari Kota Cirebon Gunakan Data PPATK untuk Ungkap Korupsi Gedung Setda

Selasa, 30 Sep 2025 17:37
    Bagikan  
Kejari Kota Cirebon Gunakan Data PPATK untuk Ungkap Korupsi Gedung Setda
Ilustrasi

Jejak Korupsi Gedung Setda Kota Cirebon Ditelusuri Lewat Data PPATK.

RINGKASNEWS.ID - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjadi sumber penting bagi penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon dalam membongkar kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon senilai Rp 26 miliar.

Data transaksi keuangan yang dihimpun PPATK kini tengah dipelajari untuk menelusuri aliran dana proyek tersebut.

Kasi Intel Kejari Cirebon, Slamet Hariyadi, menyebutkan informasi dari PPATK membuka jalan untuk mengungkap kemana saja dana proyek mengalir dan siapa saja yang ikut terlibat.

“Aliran dana sudah masuk ranah penyidikan. Data dari PPATK menjadi bagian penting dari alat bukti yang kami gunakan,” ujar Slamet, Selasa (30/9/2025).

Selain menelaah catatan transaksi keuangan, Kejari juga masih memanggil sejumlah saksi, termasuk dari kalangan DPRD Kota Cirebon. Dua saksi legislatif yang sempat absen dijadwalkan kembali untuk diperiksa.

“Keterangan mereka akan melengkapi hasil analisis aliran dana,” kata Slamet.

Sejauh ini, Kejari Cirebon telah menetapkan tujuh tersangka, di antaranya mantan Wali Kota Cirebon, NA. Seluruh tersangka ditahan di Rutan Kelas I Cirebon.

Penyidik menegaskan proses penyidikan belum berhenti dan masih fokus pada penguatan bukti serta penelusuran keterlibatan pihak lain.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Sempat Hilang Dua Hari, Bocah Perempuan di Kota Cirebon Ditemukan dengan Luka di Kaki
KAI Daop 3 Cirebon: Jalur Bumiayu Kembali Normal Usai Anjlok
DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Infrastruktur Jalan dalam Pembahasan LKPJ
Kereta Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan KA Dialihkan dan Dibatalkan
Truk Tangki Air Oleng di Jalan Sudirman Kota Cirebon, Satu Tewas dan Tujuh Luka
Sekolah Lima Hari di SD Kota Cirebon Dimulai, DPRD Wanti-wanti Kesiapan
Fadli Zon Tinjau Gedung Kesenian di Cirebon, Siap Didorong Jadi Pusat Budaya
Kecelakaan di Flyover Pegambiran, Dua Pemudik Asal Tegal Meninggal Dunia
Intel Kodim 0614 Cirebon Ringkus Pengedar Sinte di Drajat Usai Aksi Kejar-kejaran
Pria Meninggal Dunia di Kamar Kos Kedawung, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kekerasan
Kuasa Hukum Ono Surono Angkat Bicara Soal Penggeledahan KPK
"Kulanun–Mangga" Diluncurkan, Dedi Mulyadi Soroti Identitas Budaya dan Pembangunan Cirebon
DPRD Kabupaten Cirebon: Hari Jadi ke-544 Jadi Momen Refleksi Pembangunan Daerah
371 Ribu Penumpang Gunakan KA di Daop 3 Cirebon Selama Lebaran 2026
Hari Jadi ke-544, DPRD Kabupaten Cirebon Resmikan Salam Khas “Kulanun–Mangga”
Polres Cirebon Kota Ungkap Jaringan Obat Ilegal, Pelaku Diciduk di Tiga Lokasi
Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp48,11 Triliun hingga Februari 2026
Selama Lebaran 2026, KAI Catat 171 Kereta Melintas Tiap Hari di Cirebon
Disbudpar: Kunjungan Wisata Kabupaten Cirebon Naik saat Lebaran, 11.510 Wisatawan
Kasus Uang Palsu Gegesik Viral, Komisi XI DPR RI Kardaya Gandeng BI dan OJK Edukasi Warga