Polres Cirebon Kota dan TNI Gelar Patroli Gabungan, 11 Diduga Preman Diamankan

Kamis, 15 May 2025 12:59
    Bagikan  
Polres Cirebon Kota dan TNI Gelar Patroli Gabungan, 11 Diduga Preman Diamankan
Ringkas Media

Petugas gabungan dari Polri dan TNI mengamankan seorang pria yang diduga terlibat aktivitas premanisme di wilayah Kota Cirebon, Kamis (15/5/2025).

RINGKASNEWS.ID - Aparat gabungan dari Polres Cirebon Kota dan unsur TNI menggelar patroli bersama untuk menertibkan aksi premanisme, Kamis (15/5). Dalam operasi tersebut, 11 orang diamankan karena diduga terlibat dalam aktivitas yang meresahkan warga.

Patroli yang digelar di sejumlah titik rawan itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari Danlanal Cirebon, Danyon Arhanudse 14/PWY, Kodim 0614 Kota Cirebon, Subdenpom, hingga Brimob dari Batalyon C Pelopor Polda Jabar.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menjelaskan bahwa penertiban ini dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat, terutama soal calo tiket di terminal bayangan dan juru parkir liar yang memasang tarif seenaknya.

“Ada sebelas orang yang kami amankan. Mereka diduga melakukan praktik-praktik yang mengganggu kenyamanan warga, seperti menjadi calo dan parkir liar,” jelas AKBP Eko.

Ia menegaskan, operasi ini merupakan bentuk nyata sinergi TNI-Polri dalam menindak tegas aksi premanisme di wilayah Cirebon.

“Premanisme, baik yang terorganisir maupun individu, tidak akan kami beri ruang. Ini komitmen bersama untuk menjaga keamanan Cirebon,” tegasnya.

Meski tak ditemukan senjata tajam atau narkoba saat operasi, polisi masih mendalami kasus ini dan melakukan pendataan terhadap mereka yang diamankan.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengalami intimidasi atau gangguan keamanan lainnya.

“Kami siap hadir untuk masyarakat. Keamanan yang kondusif ini penting, apalagi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Cirebon,” tutupnya.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum
Oknum Mengaku TNI Hadang Jurnalis Saat Liputan SHU Tebu PG Rajawali II Cirebon
Mediasi Warga Panjunan dan Pelindo Berujung Kesepakatan, Aksi Lanjutan Dibatalkan
Aktivitas Stockpile Batubara dan Cangkang Sawit di Pelabuhan Cirebon Diprotes Warga
Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Layanan Sosial Tepat Sasaran Berbasis DTSEN
Waspada Vape Narkotika, BNN Bongkar Jaringan Internasional di Jakarta
Banjir Kiriman dan Hujan Deras, Cirebon Kembali Dikepung Banjir
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Serap Aspirasi Warga Cigobang soal Penanaman Sawit