Hak Jawab Kuwu Losari Kidul terkait Penggunaan Dana Desa Tahap 1 Tahun 2024

Selasa, 30 Jul 2024 16:38
    Bagikan  
Hak Jawab Kuwu Losari Kidul terkait Penggunaan Dana Desa Tahap 1 Tahun 2024
RingkasNews

Kuwu Losari Kidul, Moh Rakhmad Menyampaikan Klarifikasi soal Dana Desa Tahap 1 2024.

RINGKASNEWS.ID - Menyikapi pemberitaan dari akun "Kabar Desa 2024" mengenai penggunaan Dana Desa di Desa Losari Kidul yang tengah hangat diperbincangkan, Kuwu Moh Rakhmad menyampaikan klarifikasinya.

Pertanyaan warga mengenai transparansi penggunaan anggaran, Kuwu Moh Rakhmad menegaskan bahwa Pemerintah Desa Losari Kidul selalu berupaya terbuka dan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan.

"Kami mengapresiasi segala bentuk masukan dan pertanyaan dari masyarakat. Terkait penggunaan Dana Desa, kami berkomitmen untuk melaksanakan proyek-proyek yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama," ujar Kuwu Moh Rakhmad, Selasa (30/7/2024).

Lebih lanjut, Kuwu Moh Rakhmad menjelaskan, realisasi proyek Dana Desa tahap 1 tahun 2024 telah disusun berdasarkan usulan dan musyawarah bersama BPD serta masyarakat. 

Proyek-proyek tersebut akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur desa, seperti pembangunan rabat beton dan sodetan.

"Pemilihan lokasi proyek telah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi infrastruktur yang ada, tingkat urgensi, dan usulan dari masyarakat. Kami memastikan bahwa proyek-proyek tersebut akan dilaksanakan secara merata dan berkeadilan," tegasnya.

Mengenai tudingan kurang harmonisnya hubungan antara Pemerintah Desa dan BPD, Kuwu Moh Rakhmad membantah hal tersebut. 

Ia menegaskan bahwa komunikasi antara Pemerintah Desa dan BPD selalu terjalin baik dan setiap pengambilan keputusan selalu dilakukan secara musyawarah mufakat.

"Perbedaan pendapat dalam rapat merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Kami selalu membuka ruang untuk dialog dan mencari solusi terbaik bagi kepentingan masyarakat," jelasnya.

Kuwu Moh Rakhmad juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penggunaan Dana Desa dan memberikan masukan yang konstruktif. 

"Transparansi dan partisipasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan desa," pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Nelayan Citemu Cirebon Kini Tak Perlu Lagi Beli Es Balok untuk Melaut
KAI Daop 3 Cirebon Siagakan 271 Personel Pengamanan di Stasiun dan Jalur Kereta
Kebakaran Rumah di Graha Tanjung Cirebon Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah di Lahan Kosong
Advokat LLAJ: Jangan Hanya Sopir, Perusahaan Angkutan Juga Harus Diusut
Masih Dalam Pemulihan, Lovanya Belum Mengetahui Ayah, Ibu, dan Adiknya Telah Tiada
Tepis Isu yang Beredar, SDN Guntur dan Kanggraksan Pastikan Tak Ada Pungutan
Sebanyak 32 Sarana KAI Daop 3 Cirebon Lulus Uji Kelaikan Operasi
Kepala SDN Nusantara Jaya Klarifikasi Isu MPLS, Seragam dan Buku Dipastikan Tanpa Pungutan
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun