Indosat Perkuat Jaringan Hadapi Lonjakan Trafik Nataru di Jakarta Raya

Rabu, 24 Dec 2025 16:38
    Bagikan  
Indosat Perkuat Jaringan Hadapi Lonjakan Trafik Nataru di Jakarta Raya
Dok.Indosat

Menara BTS Indosat di kawasan Jakarta Raya. Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Indosat menyiapkan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik data akibat meningkatnya mobilitas dan aktivitas digital masyarakat.

RINGKASNEWS.ID - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyiapkan jaringan telekomunikasi untuk menghadapi potensi lonjakan trafik layanan data selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Jakarta Raya, termasuk Jawa Barat.

Wilayah Jawa Barat memiliki peran strategis selama periode libur akhir tahun sebagai tujuan wisata, kawasan penyangga ibu kota, sekaligus jalur utama pergerakan masyarakat dari dan menuju Jakarta. Kondisi tersebut diperkirakan mendorong peningkatan signifikan penggunaan layanan data.

Selama Nataru, aktivitas masyarakat tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menyebar ke destinasi wisata, pusat kuliner, area permukiman, hingga jalur transportasi utama antar kota dan kabupaten. Pola mobilitas ini menuntut kesiapan jaringan yang merata di berbagai titik.

Untuk menjaga kualitas layanan, Indosat melakukan optimalisasi kapasitas jaringan di 257 base transceiver station (BTS) yang tersebar di 157 kecamatan di wilayah Jawa Barat. Penguatan difokuskan pada pusat kota, kawasan permukiman padat, destinasi wisata, serta jalur transportasi utama yang diperkirakan mengalami lonjakan trafik selama libur Nataru.

Puncak penggunaan layanan diprediksi terjadi pada 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Lonjakan trafik diperkirakan terkonsentrasi di pusat perbelanjaan, kawasan hiburan, restoran, perkantoran, serta hunian vertikal yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun.

Indosat juga memanfaatkan teknologi AIvolusi5G untuk mengelola kapasitas jaringan secara dinamis dan real-time. Teknologi ini memungkinkan distribusi kapasitas disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, sehingga kualitas layanan tetap terjaga meski terjadi lonjakan trafik di titik tertentu.

Selain penguatan BTS eksisting, Indosat menyiagakan kapasitas tambahan di lokasi dengan potensi kepadatan tinggi, termasuk kawasan wisata populer dan jalur utama perjalanan. Seluruh kondisi jaringan dipantau secara terpusat melalui Command Center Indosat yang beroperasi 24 jam setiap hari.

EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, mengatakan kesiapan jaringan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan layanan komunikasi tetap berjalan lancar selama momen libur akhir tahun.

“Jawa Barat memiliki karakter unik selama Natal dan Tahun Baru, baik sebagai tujuan wisata maupun jalur pergerakan masyarakat. Kami memastikan jaringan Indosat tetap andal di tengah mobilitas yang tinggi, sehingga pelanggan dapat berkomunikasi dengan nyaman, baik saat dalam perjalanan maupun di lokasi tujuan,” ujar Chandra dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12).

Selain penguatan jaringan, Indosat juga menghadirkan perlindungan digital melalui fitur Anti-Spam dan Anti-Scam yang bekerja langsung di tingkat jaringan. Fitur ini ditujukan untuk membantu menjaga keamanan pelanggan selama meningkatnya aktivitas digital di periode Nataru.

Melalui kesiapan infrastruktur, pemantauan jaringan 24/7, serta optimasi berbasis teknologi, Indosat menargetkan kualitas layanan komunikasi tetap stabil selama libur Natal dan Tahun Baru di Jakarta Raya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sengketa Saham RS Permata Cirebon Memanas, Tiga Pendiri Siap Gugat Pembekuan Dividen
Maxi Cirebon Siapkan Turnamen Biliar 9 Ball Home Series 3 pada Agustus
OJK Minta Perbankan Cirebon Raya Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM
Terminal Harjamukti Kaji Penataan Kawasan dan Integrasi Angkutan Umum
Mapag Sri di Luwungkencana Angkat Kisah Asal Usul Desa Lewat Sandiwara
597 Siswa SMKN 1 Susukan Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba di Lapas Narkotika Cirebon
Lovanya Masih Alami Trauma, RSUD Gunung Jati Batasi Kunjungan
Pengamat LLAJ Soroti Pernyataan Rem Kurang Maksimal dalam Kecelakaan Truk Gronggong
Warga Larangan Utara dan Selatan Segera Miliki Jembatan Gantung Baru
Lapas Narkotika Cirebon Siapkan PKBM untuk Warga Binaan
Pemkot Cirebon dan Disdik Pastikan Pendampingan untuk Lovanya usai Tragedi Gronggong
Penerimaan Pajak Semester I 2026 Tembus Rp1.035,7 Triliun
KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang Selama Masa Libur Sekolah
Penyebab Kecelakaan Gronggong Diminta Dikaji Menyeluruh, Tak Cukup Dugaan Rem Blong
Duka SDN Guntur: Siswi Korban Kecelakaan Gronggong Jalani Amputasi Kaki Kanan, Sekolah Fokus Pulihkan Mental
DJP Mulai Uji Coba Skema Kepatuhan Pajak Baru Bersama Pertamina
Kecelakaan Truk di Gronggong, Satu Keluarga Tewas, Anak Sulung Jalani Amputasi
Kapolres Cirebon Kota Bertemu Danlanal, Bahas Koordinasi Pengamanan Wilayah
Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal