DJKA dan KAI Pastikan Kesiapan Sarana dan Prasarana Kereta Jelang Nataru 2025

Kamis, 13 Nov 2025 17:27
    Bagikan  
DJKA dan KAI Pastikan Kesiapan Sarana dan Prasarana Kereta Jelang Nataru 2025
Dok.Daop 3

Petugas DJKA dan KAI Daop 3 Cirebon memeriksa jalur rel kereta api dalam kegiatan ramp check jelang angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

RINGKASNEWS.ID - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon melakukan ramp check atau pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan transportasi kereta siap menghadapi masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan ramp check menjadi bagian penting dalam memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan penumpang, terutama menjelang periode libur panjang yang biasanya diikuti lonjakan jumlah pengguna jasa kereta api.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. Melalui ramp check bersama DJKA ini, kami memastikan seluruh sarana dan fasilitas stasiun serta kereta api dalam kondisi terbaik agar perjalanan Nataru tahun ini berjalan aman dan lancar,” ujar Muhibbuddin dalam keterangannya, Rabu (12/11/2025).

Ramp check dilakukan dengan mencakup dua aspek utama, yakni administratif dan teknis. Pemeriksaan administratif meliputi verifikasi identitas sarana, pengecekan dokumen terakhir (checksheet), serta validasi tanda lulus uji.

Sementara pemeriksaan teknis mencakup sistem pencahayaan, pengereman, peralatan komunikasi, pendingin udara (AC), alat keselamatan, roda, rangka bawah, hingga fasilitas pelayanan di dalam kereta.

Kegiatan ramp check ini juga melibatkan tim gabungan dari DJKA dan Daop 3 Cirebon. Pemeriksaan dilakukan di sejumlah lokasi strategis seperti Depo Lokomotif Cirebon, Depo Kereta Cirebon, Depo Gerbong Arjawinangun, serta beberapa stasiun di wilayah Daop 3, di antaranya Stasiun Cirebon, Cirebonprujakan, Jatibarang, Brebes, Arjawinangun, Pegadenbaru, dan Haurgeulis.

Menurut Muhibbuddin, kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum (SPM) Angkutan Kereta Api, guna memastikan seluruh aspek pelayanan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan ramp check ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen antara KAI dan DJKA dalam menjamin kesiapan operasional menjelang masa angkutan Nataru. Kami memastikan seluruh unsur pelayanan, mulai dari sarana, prasarana, hingga petugas, siap mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, ramp check tidak hanya memastikan kesiapan teknis jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pelayanan transportasi kereta api yang andal dan dipercaya masyarakat.

“Melalui pemeriksaan berkala seperti ini, kami ingin terus meningkatkan keandalan operasional dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api,” tutup Muhibbuddin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Hotel Santika Cirebon Tawarkan Buka Puasa “Jalur Sutra Ramadan”, Ada Undian Tabungan Umroh
Mau Dapat Tiket KA Lebaran Lebih Hemat? Cek Jadwal dan Kuotanya di Cirebon
Uya Kuya Ajak Warga Cipulir Jaksel Pahami Manfaat MBG
KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah