Jalur KA Semarang Tawang–Alastua Kembali Dilalui dengan Kecepatan Terbatas

Kamis, 30 Oct 2025 11:12
    Bagikan  
Jalur KA Semarang Tawang–Alastua Kembali Dilalui dengan Kecepatan Terbatas
Dok.KAI Daop 3

Kereta api melintas di jalur Semarang Tawang–Alastua setelah banjir surut, Rabu (29/10) malam. Perjalanan kereta kembali dibuka dengan kecepatan terbatas untuk menjaga keselamatan.

RINGKASNEWS.ID - Setelah banjir mulai surut di jalur Semarang Tawang–Alastua, perjalanan kereta api kini berangsur normal. Jalur hulu yang sebelumnya hanya bisa dilewati dengan lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 kini sudah dapat dilalui lokomotif biasa dengan kecepatan terbatas.

“Mulai tadi malam, setelah banjir surut dan jalur berhasil dinormalisasi, kereta sudah bisa melintas kembali dengan lokomotif biasa. Namun, masih diberlakukan pembatasan kecepatan untuk menjaga keselamatan,” ujar Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Kamis (30/10/2025).

Meski jalur sudah kembali bisa dilalui, kepadatan perjalanan masih terjadi. Beberapa kereta yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon sejak malam hingga pagi hari masih mengalami antrean.

Menurut Muhibbuddin, kondisi ini secara bertahap tengah diurai agar seluruh jadwal perjalanan kembali normal.

"KAI juga terus melakukan perbaikan struktur rel di titik terdampak, termasuk penambahan dan pemadatan balas, peninggian badan rel, serta pembersihan saluran drainase di sekitar jalur. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur rel dan mencegah gangguan serupa di kemudian hari," jelasnya.

Sebelumnya, KAI Daop 3 Cirebon sempat melakukan pengalihan perjalanan kereta ke jalur selatan serta menyediakan bus pengganti bagi penumpang yang terdampak gangguan di jalur utara. KAI juga memberikan pengembalian bea tiket 100 persen bagi pelanggan yang memilih membatalkan perjalanan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dan gangguan layanan akibat banjir ini. Petugas di lapangan terus bekerja untuk memastikan perjalanan kereta aman dan lancar,” kata Muhibbuddin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KLB Campak di Ciwaringin, Puskesmas Siapkan Imunisasi Serentak untuk 2.400 Balita
Pengguna Jalan di Jatibarang Segera Nikmati Underpass yang Lebih Nyaman
Motor Curian Terlacak GPS di Cirebon, Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Polisi
OJK Cirebon Catat Kinerja Positif Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning
KAI Daop 3 Cirebon Buka Layanan Refund Penuh bagi Penumpang Terdampak Insiden Bekasi Timur
Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah, 15 Meninggal dan 76 Terluka
Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah KA di Wilayah Cirebon Terlambat dan Dibatalkan
Di Balik Penghargaan untuk OJK Cirebon, Ada Upaya Mendorong Masyarakat Melek Keuangan
Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Cirebon Salurkan Gerobak Usaha untuk Warga
Saat Gali Saluran Air, Warga Lemahwungkuk Temukan Benda Diduga Granat
Jelang Tayang 30 April, Cast Film Ikatan Darah Berbagi Cerita di Cirebon
Trotoar Merah-Putih Mulai Percantik Sejumlah Jalan Provinsi di Cirebon
Santika Cirebon–Kuningan Suguhkan Menu Baru dan Paket Work From Hotel
Pungutan Cetak Kartu BPJS di Galagamba, Puskesos: Ada Mekanisme Sanksi
Eks Kasatpol PP Edi Siswoyo Resmi Jabat Pj Sekda Kota Cirebon
Pelatih Voli di Cirebon Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Eks Pegawai Pos Mundu Cirebon Jadi Buron Kasus PKH, Akhirnya Diciduk di Lampung
Kerap Beraksi di Cirebon hingga Brebes, Spesialis Curanmor Ini Akhirnya Tertangkap
Hari Kartini, KAI Cirebon Ajak Penumpang Berani Lawan Pelecehan dan Tertib di Perlintasan
Tak Dibeliin Motor, Remaja di Cirebon Ngambek Lalu Panjat Tower