Herman Khaeron Dorong Realisasi Provinsi Cirebon sebagai DOB

Kamis, 23 Jan 2025 21:12
    Bagikan  
Herman Khaeron Dorong Realisasi Provinsi Cirebon sebagai DOB
Ist

Anggota DPR RI, Herman Khaeron Dorong Realisasi Provinsi Cirebon Sebagai Daerah Otonom Baru.

RINGKASNEWS.ID - Anggota DPR RI, Herman Khaeron, kembali mengusulkan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Cirebon sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan pembangunan di Jawa Barat.

Menurutnya, wacana ini semakin relevan mengingat Provinsi Jawa Barat kini memiliki populasi yang mencapai 49,86 juta jiwa pada tahun 2023.

"Jumlah ini hampir mencapai 20 persen dari total penduduk Indonesia, menjadikan pemekaran wilayah sebagai kebutuhan yang tak terelakkan," ujarnya, Kamis (21/1/2025).

Herman Khaeron, yang akrab disapa Kang Hero menyatakan, pemekaran Jawa Barat menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan mempercepat pembangunan yang merata.

Ia menggarisbawahi bahwa Cirebon memiliki potensi besar untuk menjadi provinsi baru di wilayah Pantura Jawa Barat.

“Pembentukan Provinsi Cirebon bukanlah ide baru, tetapi ini saatnya kita kembali mendiskusikannya secara mendalam. Langkah ini adalah upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pantura, termasuk Cirebon dan daerah sekitarnya,” ucapnya.

Ia menuturkan, ide pemekaran ini tidak hanya untuk mengurangi beban administratif Jawa Barat yang kini menjadi provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia, tetapi juga untuk mengoptimalkan potensi daerah yang selama ini belum dimaksimalkan.

“Provinsi baru seperti Cirebon diharapkan mampu mengelola sumber daya yang ada secara lebih mandiri, sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Kang Hero juga menegaskan, realisasi wacana ini memerlukan kajian mendalam serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan masyarakat Cirebon.

Adapun studi independen yang dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa wilayah ini memiliki kapasitas yang cukup dari segi ekonomi, infrastruktur, dan sosial budaya untuk menjadi provinsi baru.

“Diskusi dan koordinasi yang intensif sangat penting agar keputusan ini didasarkan pada analisis yang komprehensif. Kita harus memastikan pembentukan DOB Provinsi Cirebon akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap gagasan ini bisa segera dibahas secara serius untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung pemerataan pembangunan di Jawa Barat.

“Langkah ini bukan hanya soal administratif, tetapi demi kemajuan dan kesejahteraan bersama. Mari kita wujudkan ini dengan kerja sama dan komitmen kuat,” pungkas Kang Hero.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Sekitar Makodim Antusias Terima Daging Kurban dari Kodim 0614/Kota Cirebon
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar dr Ratnawati Terima Apresiasi Sekar Agni Negeri
Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno
Libur Idul Adha, Perjalanan Kereta dari Cirebon Diprediksi Ramai
KIR Gratis di Kota Cirebon, Pengguna Jasa Mengaku Masih Diminta Bayar
SMSI Kota Cirebon dan Polres Ciko Diskusikan Peran Media dan Kondisi Kamtibmas
Warga NU Panguragan Gelar Aksi Tolak Dugaan Penjualan Tanah Gedung MWC
Konflik Ahmad Bahar dan Hercules Berlanjut ke Ranah Hukum
Muatan Ayam Berserakan di Jalan Pramuka Kota Cirebon, Lalu Lintas Sempat Terganggu
Bobotoh dan KNPI Apresiasi Polisi Kawal Perayaan Juara Persib di Kota  Cirebon
Satu Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Bus dan Truk di Tol Cipali Cirebon
UGJ Cirebon Cetak 704 Lulusan Baru, Siap Bersaing di Dunia Kerja dan Era Digital
Santika Premiere Linggarjati Buka Lapangan Pickleball untuk Tamu dan Umum
7Dunia Rilis Single “Seandainya Engkau Tahu”, Tembus Ratusan Ribu Views di YouTube
Program Weight Loss Challenge di KAI Daop 3 Cirebon Berlangsung Delapan Minggu
Antisipasi Peredaran Narkoba, Lapas Narkotika Cirebon Pasang Jammer Sinyal
Herman Khaeron Sebut APBN 2027 Jadi Alat Lindungi Rakyat
Cirebon Power Salurkan 58 Hewan Kurban dan Buka Pelatihan Kerja untuk Warga
Perlintasan Liar di Patokbeusi Subang Ditutup KAI Daop 3 Cirebon
Dapur SPPG Kalijaga Kota Cirebon Tuai Kritik soal Kebersihan dan IPAL