Forkopimda Kota Cirebon Deklarasikan Damai Usai Kerusuhan

Senin, 1 Sep 2025 13:51
    Bagikan  
Forkopimda Kota Cirebon Deklarasikan Damai Usai Kerusuhan
Ist

Forkopimda Kota Cirebon bersama perwakilan masyarakat mendeklarasikan Kota Cirebon Damai usai kerusuhan, Senin (1/9/2025).

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kota Cirebon bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi sekaligus deklarasi damai usai kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (30/8/2025). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota, Gedung Setda Kota Cirebon, Senin (1/9/2025).

Rapat dipimpin Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dan dihadiri jajaran TNI-Polri, DPRD, instansi pemerintah, serta perwakilan organisasi masyarakat, LSM, dan OKP. Seluruh pihak berkomitmen untuk menjaga kondusivitas dan memulihkan rasa aman warga.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyebut kondisi kota saat ini relatif terkendali. Namun, ia mengingatkan potensi kerawanan masih ada, terutama dari kelompok yang kerap memanfaatkan momentum.

“Segala tindakan akan dilakukan tegas dan terukur di bawah kendali kepolisian,” kata Eko.

Senada, Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Inf Saputra Hakki, menekankan pentingnya penjagaan di sejumlah titik vital, mulai dari balai kota, gedung DPRD, rumah dinas pejabat, hingga perbatasan dan kawasan pertokoan.

Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel (Inf) Hista Soleh Harahap, menilai kericuhan yang terjadi lebih tepat disebut tindakan kriminal.

“Modus baru bahkan melibatkan anak di bawah umur. Mari lawan provokasi di media sosial dengan menyebarkan konten positif,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Andrie Sulistio, juga menegaskan bahwa insiden yang terjadi bukanlah aksi penyampaian aspirasi.

“Yang terjadi kemarin murni penjarahan. Semua elemen harus ikut menjaga keamanan bersama TNI-Polri,” kata Andrie.

Sementara itu, Danlanal III Cirebon, Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, menambahkan posisi Cirebon yang strategis membuat kota ini rawan menjadi sasaran.

“TNI-Polri sudah siap menghadapi situasi apapun,” ujarnya.

Wali Kota Effendi Edo memastikan Pemkot mendukung penuh upaya pemulihan, termasuk dalam pendataan pelajar yang membolos sekolah untuk mencegah keterlibatan mereka dalam kericuhan.

Wakil Wali Kota, Siti Farida Rosmawati, menambahkan optimisme bahwa kondisi kota akan segera kembali pulih.

Puncak pertemuan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Kota Cirebon Damai. Semua pihak yang hadir menyatakan tekad menolak segala bentuk anarkisme, menjaga persaudaraan, dan mewujudkan Cirebon yang aman serta harmonis.

Ahmad Fauzi, perwakilan ormas, menegaskan komitmen masyarakat.

“Kota Cirebon adalah rumah kita bersama. Tidak boleh ada yang merusaknya,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Dalam rapat itu, Forkopimda juga menyepakati beberapa langkah strategis, mulai dari penguatan siskamling, pengawasan di titik rawan, hingga penerbitan surat edaran terkait aturan unjuk rasa.

Rapat ditutup dengan suasana penuh keakraban. Seluruh pihak sepakat menjaga keamanan dan ketertiban Kota Cirebon adalah tanggung jawab bersama.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM
Program MBG Disiapkan sebagai Langkah Bertahap Perbaiki Gizi Masyarakat Grobogan
Program Makan Bergizi Gratis 2026 Dimulai, Grobogan Jadi Lokasi Perdana Sosialisasi
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Karier Lewat Konser Dua Delapan di Senayan
Cirebon Power Catat Peningkatan Produksi Listrik Sepanjang 2025
Pemerintah Buka Kembali Akses Grok di Indonesia dengan Pengawasan Ketat
Korsleting Diduga Picu Kebakaran Mobil di Jalan Dr. Cipto Cirebon
OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika