Berantas Rokok Tanpa Cukai, Bea Cukai Cirebon Gelar Razia Gabungan

Jumat, 18 Jul 2025 07:59
    Bagikan  
Berantas Rokok Tanpa Cukai, Bea Cukai Cirebon Gelar Razia Gabungan
Ringkas Media

Petugas gabungan Bea Cukai, Satpol PP, TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri Cirebon mengamankan rokok ilegal hasil razia di sejumlah warung dan kios di Kota Cirebon, Kamis (17/7/2025).

RINGKASNEWS.ID - Bea Cukai Cirebon bersama Satpol PP Kota Cirebon, Kodim 0614/Kota Cirebon, Kejaksaan Negeri Cirebon, dan Polres Cirebon Kota menggelar operasi gabungan untuk memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Cirebon, Kamis (17/7/2025).

Operasi dimulai sejak pukul 09.00 WIB, menyasar puluhan warung, toko, dan kios di tiga kecamatan, yakni Lemahwungkuk, Harjamukti, dan Kesambi. Petugas memeriksa langsung etalase dan rak rokok yang dijual pedagang untuk memastikan seluruhnya memiliki pita cukai resmi.

Pelaksana Pemeriksa Penyelidikan Bea Cukai Cirebon, Imam Hidayat menjelaskan, razia ini merupakan bagian dari upaya sosialisasi dan penindakan untuk menekan peredaran rokok ilegal di Cirebon.

“Kami lakukan sosialisasi agar pedagang tidak menjual rokok tanpa cukai atau menggunakan cukai yang tidak sesuai. Hari ini kami berikan surat peringatan pertama. Jika nanti masih menjual, akan ada peringatan kedua. Kalau masih membandel, akan kami mintai keterangan di kantor Bea Cukai,” tegas Imam.

Dari razia tersebut, petugas berhasil menyita dengan total 14.563 batang rokok ilegal. Rinciannya, 12.148 batang ditemukan di Kecamatan Lemahwungkuk, 1.756 batang di Harjamukti, dan 659 batang di Kesambi.

Kasat Pol PP Kota Cirebon, Edi Siswoyo mengatakan, sebelum pelaksanaan razia, pihaknya melakukan penyelidikan terlebih dahulu untuk memastikan target operasi yang akan diperiksa.

“Target kita ada 30 warung yang terbagi di tiga kecamatan. Namun dari hasil razia, hanya 17 warung yang kedapatan menjual rokok ilegal,” jelasnya.

Edi menambahkan, operasi penindakan rokok ilegal akan terus dilakukan secara berkala dengan melibatkan semua instansi terkait. Menurutnya, peredaran rokok ilegal harus ditekan karena merugikan negara serta melanggar aturan.

“Kami akan terus lakukan operasi agar ada efek jera bagi para pedagang dan tidak lagi menjual rokok ilegal,” ujar Edi.

Selama operasi berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif. Imam memastikan seluruh pedagang kooperatif saat petugas melakukan pemeriksaan dan penyitaan.

“Tidak ada penolakan dari pedagang, mereka cukup kooperatif hari ini,” pungkasnya.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Seorang Pria di Cirebon Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya
Modus Tukar Kartu ATM, Sindikat Lintas Daerah Gasak Uang Nasabah di Cirebon
Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Cirebon
Warung di Pandesan Cirebon Dirusak Geng Motor, Dua Orang Ditangkap
Sempat Dikira Istirahat, Pria di Trotoar Tuparev Ternyata Sudah Meninggal
Dandim 0614/Kota Cirebon Dibuat Kaget Sesaat Setelah Pulang Dinas, Ternyata Ini Penyebabnya
Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah Milangkala Tatar Sunda, 27 Daerah di Jabar Ikut Kirab Budaya
Usai Baca Ikrar Bersama, Petugas Lapas Narkotika Cirebon Langsung Geledah Kamar Hunian
Warga Desa Bulak Pertanyakan Dana Kompensasi Pemasangan Tiang Internet
Korean Food Festival di Hotel Santika Premiere Linggarjati Sajikan Menu Khas Korea Sepuasnya
Polisi Larang Nobar Persib dan Persija di Kota Cirebon, Ternyata Ini Pemicunya
Reses DPR RI, Kardaya Pastikan Ketersediaan Beras di Indramayu–Cirebon Aman
Peringati Hari Buruh, Ketua DPRD Cirebon Siap Kawal Aspirasi Pekerja
Setelah Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Kriyan Ditemukan di Pesisir Kesunean
Wakil Kepala Daerah Kerap Tersisih, Ahli Hukum Soroti Celah Aturan
Pansus I DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Produk Hukum Daerah
Mayat Pria Ditemukan di Selokan Mundu, Warga Sempat Cium Bau Menyengat
Bocah di Cirebon Hanyut di Sungai Kriyan Saat Bermain, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM
Rumah Warga Banyak Ambruk, DPRD Soroti Lambannya Respons Pemkot Cirebon