Wisata Dewi Bahari, Destinasi Baru yang Menghidupkan Ekonomi Desa Mundu Pesisir

Jumat, 24 Jan 2025 17:15
    Bagikan  
Wisata Dewi Bahari, Destinasi Baru yang Menghidupkan Ekonomi Desa Mundu Pesisir
Ist

Mangrove Kasih Sayang, Ikon Wisata Baru Kabupaten Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon meresmikan destinasi baru, Wisata Dewi Bahari dan Mangrove Kasih Sayang, di Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kamis (23/1/2025). 

Peresmian ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus upaya pelestarian lingkungan. 

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kabupaten Cirebon, Sudiharjo, menyatakan bahwa hadirnya destinasi ini merupakan langkah strategis dalam memanfaatkan potensi lokal. 

“Ini bukan hanya soal pariwisata, tetapi juga upaya untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” kata Sudiharjo dalam sambutannya. 

Hal senada disampaikan Camat Mundu, Novi Komalasari, yang menekankan perlunya kerja sama semua pihak untuk pengelolaan kawasan wisata ini. 

“Kita memiliki potensi besar di Mundu Pesisir, dan ini harus dikelola dengan baik agar memberikan manfaat berkelanjutan,” ujarnya. 

Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah hutan mangrove yang terus dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi. Kuwu Desa Mundu Pesisir, Khaerun, menjelaskan, pembangunan akses menuju Mangrove Kasih Sayang terus dilakukan. 

“Kami optimis jalur sepanjang 500 meter ini segera rampung agar pengunjung lebih nyaman,” jelas Khaerun. 

Selain pengembangan infrastruktur, pemerintah desa juga mengutamakan kebersihan lingkungan dengan mengelola sampah melalui program TPS 3R. Hal ini bertujuan menjaga kawasan wisata tetap lestari dan ramah lingkungan. 

Dengan potensi yang ada, Wisata Dewi Bahari diharapkan menjadi kebanggaan Kabupaten Cirebon, membuka peluang ekonomi baru, dan menarik lebih banyak wisatawan di masa mendatang.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Ribuan Pelari Ramaikan Port Night Run 2026 di Pelabuhan Cirebon
Hilang Saat Bersihkan Lambung Kapal, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal
Kilatan Cahaya Disusul Dentuman Keras Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Dipicu Meteor
Prestasi Akademik 19 Anak Pegawai Lapas Narkotika Cirebon Dapat Apresiasi
Sampah yang Menumpuk di Jalur Cirebon-Bandung Akhirnya Dibersihkan, CCTV hingga Denda Disiapkan
Cheng Ho Cup 2026 Bawa Tim Tiga Negara ke Cirebon, Sport Tourism Ikut Bergerak
KAI Daop 3 Cirebon dan IRPS Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang
Ratusan Bangunan di Jalan Kesambi Kota Cirebon Bersiap Ditertibkan
Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase