Tradisi Grebeg Syawal di Gunung Jati Kembali Dipenuhi Pengunjung

Sabtu, 28 Mar 2026 09:16
    Bagikan  
Tradisi Grebeg Syawal di Gunung Jati Kembali Dipenuhi Pengunjung
Ist

Grebeg Syawal Jadi Magnet Warga, Kawasan Gunung Jati Dipadati.

RINGKASNEWS.ID - Tradisi Grebeg Syawal di kawasan makam Sunan Gunung Jati, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, kembali dipenuhi pengunjung, Sabtu (28/3/2026). Ratusan warga dari berbagai daerah datang untuk mengikuti tradisi tahunan usai Idulfitri.

Sejak pagi hari, peziarah tampak berdatangan dan memadati area makam. Mereka tidak hanya berziarah, tetapi juga mengikuti rangkaian doa bersama sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.

Ahmad (45), warga Indramayu, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk ikut serta dalam tradisi tersebut. Ia menyebut, Grebeg Syawal sudah menjadi agenda rutin setiap tahun bagi keluarganya.

“Setiap tahun saya datang. Selain berdoa dan mencari berkah, ini juga jadi momen kumpul keluarga,” ujar Ahmad.

Menurut dia, suasana Grebeg Syawal selalu terasa berbeda karena menghadirkan nuansa kebersamaan di tengah masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

Sementara itu, pengurus makam kramat Syekh Maulana Dzatul Kahfi, Lalan, mengatakan jumlah pengunjung tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi cuaca yang cerah serta masih dalam suasana libur Lebaran.

“Pengunjung tahun ini lebih banyak. Mungkin karena masih suasana libur Lebaran dan cuaca juga mendukung,” kata Lalan.

Tradisi Grebeg Syawal di Gunung Jati hingga kini tetap menjadi salah satu daya tarik wisata religi di Cirebon, sekaligus menjaga warisan budaya yang telah berlangsung turun-temurun.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026