Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran

Kamis, 22 Jan 2026 17:17
    Bagikan  
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Ist

Suasana di dalam sebuah tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi kegiatan dalam video viral yang tengah ditelusuri Pemerintah Kabupaten Cirebon.

RINGKASNEWS.ID - Sebuah video yang diduga menampilkan pesta komunitas LGBT di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Cirebon viral di media sosial. Rekaman tersebut memicu beragam reaksi publik dan mendorong Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk melakukan penelusuran.

Dalam video berdurasi singkat yang beredar luas sejak beberapa hari terakhir, terlihat sejumlah pria berjoget mengikuti alunan musik di sebuah ruangan tertutup yang diduga merupakan tempat hiburan malam.

Beberapa adegan dalam video memperlihatkan pasangan sesama jenis menari di atas panggung, sementara sejumlah pengunjung lain mengenakan busana yang dinilai tidak sesuai dengan norma publik oleh sebagian warganet.

Tak hanya video, materi promosi acara yang diduga berkaitan dengan kegiatan tersebut juga ikut beredar di media sosial. Materi itu menampilkan visual dua pria mengenakan pakaian dalam wanita dan kembali memicu sorotan serta kecaman dari masyarakat.

Menanggapi viralnya video tersebut, Bupati Cirebon Imron meminta instansi terkait segera menelusuri kebenaran informasi yang beredar, termasuk memastikan lokasi kejadian.

“Saya minta ini ditelusuri dengan jelas, apakah benar lokasinya di Kabupaten Cirebon atau bukan. Jangan sampai informasi yang belum tentu benar menimbulkan keresahan dan mencoreng nama daerah,” ujar Imron, Kamis (22/1/2026).

Imron menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon untuk berkoordinasi melakukan klarifikasi. Pemerintah daerah akan memanggil pengelola tempat hiburan malam yang diduga terkait guna dimintai keterangan.

Menurut Imron, kegiatan usaha hiburan di Kabupaten Cirebon tetap diperbolehkan selama mematuhi peraturan yang berlaku dan menghormati norma sosial masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, berkewajiban menjaga ketertiban umum tanpa menghambat iklim investasi.

“Kami mendukung investasi dan kegiatan usaha hiburan. Namun, semuanya harus berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Berdasarkan pemantauan di media sosial, video tersebut mencatat interaksi tinggi dengan ribuan tanda suka, ratusan komentar, serta puluhan ribu kali dibagikan. Sorotan publik semakin menguat setelah materi promosi acara yang diduga terkait kembali tersebar.

Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan hasil penelusuran akan disampaikan kepada publik setelah proses klarifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pengelola tempat hiburan malam yang dikaitkan dengan video tersebut.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Bongkar Tiga Kasus Sabu, Barang Bukti Ratusan Paket
Pada 2025, Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon Tembus 4 Juta Orang
Setelah Bertahun-tahun, Masjid Baitulmughni Pasar Tegalgubug Diresmikan
KAI Daop 3 Cirebon Operasikan Rangkaian Baru KA Ranggajati
OTT Perdana 2026, KPK Tangkap Pegawai Pajak dan Wajib Pajak di Kanwil DJP Jakarta Utara
Gus Alex, Staf Khusus Eks Menag Yaqut, Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Santika Indonesia Jadi Sponsor Satria Muda Bandung, Hadirkan Promo di Cirebon dan Kuningan
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Jangan Iseng Lempar Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Tegaskan Ada Konsekuensi Hukum