Banjir Kiriman dan Hujan Deras, Cirebon Kembali Dikepung Banjir

Senin, 5 Jan 2026 18:38
    Bagikan  
Banjir Kiriman dan Hujan Deras, Cirebon Kembali Dikepung Banjir
Foto: Ringkas Media

Arus lalu lintas tersendat di lampu merah Ciremai Raya, Kota Cirebon, akibat banjir yang menutup sebagian jalan. Pengendara motor memilih tidak menerobos banjir.

RINGKASNEWS.ID - Banjir kiriman dari Kabupaten Kuningan merendam sejumlah wilayah di Kota Cirebon, Senin (5/1/2026). Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak siang hingga sore hari menyebabkan debit air sungai meningkat, ditambah hujan berintensitas tinggi yang turun di Kota Cirebon.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon menyebut luapan air berasal dari beberapa sungai yang melintas di wilayah kota. Sungai Kali Lunyu di Argasunya, Kali Pacit di Kalijaga, serta Sungai Cikenis yang bermuara ke kawasan pesisir Mundu dilaporkan meluap.

“Banjir ini dipicu hujan deras di wilayah Kuningan sebagai daerah hulu. Debit air sungai naik dan masuk ke wilayah Kota Cirebon, diperparah hujan lokal dengan intensitas tinggi,” ujar petugas BPBD Kota Cirebon di lokasi banjir.

Luapan sungai berdampak pada permukiman warga di Kecamatan Harjamukti. Sejumlah kawasan yang terendam antara lain Kelurahan Larangan Perumnas, Montana Village, Kelurahan Kalijaga, kawasan Kalijaga Pesantren, RT 07 RW 15 Kalijaga, serta Perumahan Grand Metro Kalijaga.

Di Kecamatan Mundu, banjir juga merendam Perumahan Lobunta, Puri Indah, dan Grand Pamengkang. Ketinggian air bervariasi, mulai dari sekitar 20 sentimeter hingga mencapai satu meter di beberapa titik, sehingga warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selain permukiman, banjir turut mengganggu arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan, salah satunya Jalan Ciremai Raya. Banjir yang menutup sebagian badan jalan membuat kendaraan tidak bisa melintas normal dan memicu kemacetan.

Kapolsek Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi terdampak untuk melakukan pengamanan dan pengalihan arus lalu lintas.

“Anggota kami kami siagakan di titik-titik banjir. Kendaraan kami arahkan ke jalur alternatif, sekaligus membantu pengendara yang motornya mogok akibat terendam air,” kata Juntar.

Sejumlah pengendara roda dua mengaku terjebak banjir saat melintas. Salah satunya, Andi (32), mengatakan motornya sempat mati mesin setelah nekat melintasi jalan yang terendam.

“Tadi airnya tiba-tiba tinggi. Motor saya mati dan langsung diarahkan petugas untuk putar balik lewat jalan lain,” ujar Andi.

Hingga malam hari, petugas gabungan masih bersiaga untuk memantau kondisi banjir dan cuaca. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun di wilayah hulu Kabupaten Kuningan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Imlek dan Awal Ramadan Dongkrak Kunjungan ke Goa Sunyaragi
Lucy Kurniasari Apresiasi Dukungan Warga terhadap Penguatan Gizi Anak di Surabaya
Gunakan Drone, KAI Cirebon Pantau Keamanan Jalur Kereta
Rumah Warga Bandengan Cirebon Terbakar, Tiga Ruangan Hangus
Upaya Cegah Stunting, Komisi IX Kawal Pemenuhan Gizi Masyarakat Bekasi
Safari Ramadan NasDem Sambangi Pesantren hingga Gelar Aksi Sosial di Jabar
Uya Kuya Ajak Warga Setiabudi Perkuat Kesadaran Gizi Anak
Komisi IX Soroti Pentingnya Edukasi Gizi bagi Anak-anak di Tabanan
KAI Cirebon Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Sekitar Jalur Kereta
Edukasi Gizi Digencarkan di Pupuan, Tekankan Bahaya Makanan Ultra-Proses
Warga Indramayu Kini Bisa Konsultasi Masalah Keuangan Lewat TAKON OJK
DPR Tekankan Pengawasan Pemenuhan Gizi Siswa di Kota Serang
Komisi IX Ajak Warga Cianjur Perhatikan Asupan Gizi Anak
Nuroji Sebut Asupan Gizi Gratis sebagai Investasi Generasi Muda
BGN Perkuat Edukasi Gizi untuk Anak-anak di Desa Adat Susut Tabanan
Komisi IX Minta BGN Perluas Edukasi Gizi hingga Desa di Tabanan
Setahun Edo–Farida Memimpin, Efisiensi Anggaran Dikedepankan
Komisi IX Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang bagi Anak dan Ibu Hamil
KAI Cirebon Gandeng Karang Taruna Edukasi Keselamatan di Perlintasan Rel
BGN dan Komisi IX DPR Bahas Pemenuhan Gizi Siswa di Kota Serang