Pemulung di Bekasi Tewas akibat Mortir Meledak Saat Digergaji

Senin, 24 Nov 2025 13:33
    Bagikan  
Pemulung di Bekasi Tewas akibat Mortir Meledak Saat Digergaji
Ist

Ilustrasi mortir yang tampak berkarat.

RINGKASNEWS.ID - Seorang pemulung di Kampung Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, tewas setelah peluru mortir yang ia potong menggunakan gerinda meledak pada Minggu (23/11/2025) malam.

Kapolsek Babelan Kompol Wito menjelaskan, korban berinisial I (27) awalnya menemukan benda tersebut saat mengumpulkan barang rongsokan. Korban kemudian mencoba memotong mortir itu agar bisa ditimbang dan dijual.

“Dari hasil olah TKP tim Jibom, benda itu adalah mortir. Saat digerinda, terjadi ledakan dan mengenai korban,” kata Wito, Senin (24/11).

Ledakan tersebut menewaskan korban di lokasi. Ia mengalami luka berat pada bagian perut dan lengan. Jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Wito mengatakan, pihak keluarga sebenarnya sudah mengingatkan korban agar tidak memotong mortir tersebut. Namun peringatan itu tidak diindahkan.

“Sudah diingatkan agar tidak dipotong, tetapi korban tetap nekat,” ujarnya.

Polisi bersama tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya dan Brimob telah mensterilkan area untuk memastikan tidak ada sisa bahan peledak lain di lokasi. Penyidik juga masih mendalami jenis serta daya ledak mortir tersebut.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Desa Suci Mundu Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri
Angkutan Barang Berbasis Rel di Cirebon Makin Diminati Pelaku Logistik
SMSI Kota Cirebon Libatkan BI dan OJK Bahas Peluang Kemandirian Ekonomi
Pemegang Saham Pendiri RS Permata Cirebon Bantah Klaim Manajemen Soal Pembekuan Hak Saham
Kritik Wacana Ganti Nama Jabar, Pemerhati Cirebon: DPRD Provinsi Jangan Kurang Kerjaan!
Kuasa Hukum 18 Pemegang Saham Minoritas Bantah Klaim Manajemen RS Permata Cirebon
Terminal Bayangan Dinilai Jadi Penyebab Sepinya Terminal Harjamukti Cirebon
Aiptu N, Oknum Polisi Polres Tegal Kota, Diduga Aniaya Warga Cirebon hingga Luka Bakar 47 Persen
Era Digital Jadi Tantangan Penguatan Nasionalisme, Ini yang Dibahas Kodim 0614 Kota Cirebon
Tanggapi Somasi Pemegang Saham, Manajemen RS Permata Cirebon Berikan Penjelasan
KAI Daop 3 Cirebon Beri Pembinaan kepada Petugas Jalur, KPJR, dan Penjaga Perlintasan
Pengaturan Lampu Merah di Sejumlah Simpang Kota Cirebon Diubah Jadi Empat Fase
Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP: Bukan Pajak Baru
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Pentingnya Pelayanan untuk Masyarakat
Sengketa Saham RS Permata Cirebon Berlanjut, Pemegang Saham Minoritas Kirim Somasi Final
Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Evaluasi Kinerja Disdukcapil dalam Pembahasan APBD 2025
Libur Sekolah Dongkrak Jumlah Penumpang Kereta di Daop 3 Cirebon
Polresta Cirebon Beberkan Hasil Ungkap Kasus Juni 2026, Curanmor Masih Mendominasi
Polresta Cirebon Musnahkan Miras dan Ribuan Knalpot Brong, Nilai Barang Bukti Capai Rp1,1 Miliar
Harmonika Reyharp Jadi Pembeda dalam Penampilan Aldi Taher di Localfest 2026