PLN UPT Cirebon Ingatkan Risiko Benang Kawat, Bupati Garut Minta Warga Lebih Waspada

Jumat, 22 Aug 2025 13:28
    Bagikan  
PLN UPT Cirebon Ingatkan Risiko Benang Kawat, Bupati Garut Minta Warga Lebih Waspada
Dok.PLN UPT Cirebon

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama jajaran PLN ULTG Garut usai audiensi membahas upaya menjaga keandalan pasokan listrik di Garut.

RINGKASNEWS.ID - PLN UPT Cirebon melalui ULTG Garut mengingatkan bahaya penggunaan benang kawat pada permainan layangan yang kerap menimbulkan gangguan jaringan listrik. 

Peringatan ini disampaikan saat audiensi PLN bersama Pemerintah Kabupaten Garut yang diterima langsung oleh Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU di Pendopo Kabupaten Garut, Rabu (20/8/2025).

Manager PLN ULTG Garut, Maman Nurjaman, menjelaskan bahwa benang kawat yang tersangkut di jaringan transmisi dapat memicu korsleting hingga pemadaman listrik. Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat Garut, tetapi juga wilayah lain yang terhubung dengan sistem transmisi.

“Benang kawat yang mengenai jaringan listrik bisa menimbulkan risiko besar, mulai dari korsleting hingga padamnya pasokan. Karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan Bupati Garut untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat,” kata Maman.

Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU menegaskan dukungannya terhadap langkah PLN sekaligus mengimbau warga agar lebih berhati-hati.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya penghobi layangan, agar tidak menggunakan benang kawat dan tidak bermain di dekat jaringan listrik SUTT maupun SUTET. Hal itu sangat berbahaya karena dapat mengancam keselamatan jiwa dan mengganggu kelancaran pasokan listrik,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah siap bersinergi dengan PLN untuk memperkuat sosialisasi keselamatan listrik di Garut dan sekitarnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal kerja sama antara PLN dan Pemkab Garut dalam menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya aktivitas di sekitar jaringan listrik. (Adv)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Warga Kabupaten Cirebon Keluhkan Layanan KTP yang Lambat, Harus Bolak-balik ke Kecamatan
DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Raperda Data Presisi untuk Dukung Pembangunan Tepat Sasaran
Petani Sulit Pupuk, Nelayan Mengeluh Hasil Tangkapan Menurun, Jadi Sorotan Warga NU Cirebon
Nelayan Se-Pantura Ancam Demo Besar ke Jakarta, Tuntut Harga Solar Rp13.000
Kalapas Narkotika Cirebon Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Handphone Ilegal dan Narkoba
Kodim Kota Cirebon Temukan Remaja Pesta Miras dan Amankan Empat Motor saat Patroli
Satreskrim Polres Cirebon Kota Ringkus Tiga Pengamen Pelaku Curanmor
Unggah Video Asusila Sesama Jenis di X, Caleg Gagal di Kota Cirebon Ditangkap Polisi
Rekaman CCTV di Masjid Darul Muttaqim Cirebon Bongkar Aksi Pencuri Sepatu saat Salat Jumat
Daop 3 Cirebon Catat 37.368 Penumpang Selama Libur Panjang Idul Adha
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Cirebon
Pengelola SPPG RW 11 Kalijaga Diduga Tekan Wartawan agar Hapus Berita
Percepat Pembangunan Daerah, DPRD Kabupaten Cirebon Koordinasi dengan Kementerian PU
KAI Daop 3 Cirebon Evaluasi Perawatan Sarana dan Kedisiplinan Pekerja
Warga Sekitar Makodim Antusias Terima Daging Kurban dari Kodim 0614/Kota Cirebon
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jabar dr Ratnawati Terima Apresiasi Sekar Agni Negeri
Damkar Kota Cirebon Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Plafon Rumah di Jalan Suratno
Libur Idul Adha, Perjalanan Kereta dari Cirebon Diprediksi Ramai
KIR Gratis di Kota Cirebon, Pengguna Jasa Mengaku Masih Diminta Bayar
SMSI Kota Cirebon dan Polres Ciko Diskusikan Peran Media dan Kondisi Kamtibmas